Tips Melakukan Renovasi Rumah

Sponsored Links

Tips Melakukan Renovasi Rumah

Anda ingin merenovasi rumah Anda? Bagaimana sih melakukan renovasi rumah yang paling efektif serta efisien? Ok, dalam tulisan kali ini kami ingin berbagi wawasan seputar merenovasi rumah yang paling efektif serta efisien. Sebenarnya untuk merenovasi rumah memang setiap rumah atau model desain rumah akan berbeda perlakuan serta tingkat efektif dan efisennya. Tetapi yang jelas disini kami akan berbagi soal bagaimana melakukan renovasi rumah agar tidak terjadi pembengkakan biaya yang seharusnya tidak perlu.

Disinilah seni orang merenovasi rumah, terkadang biaya yang dikeluarkan untuk renovasi rumah jika dibandingkan dengan membuat rumah baru, biayanya tidak selisih jauh. Ini yang kadang disesalkan ketika kita merenovasi rumah, karena kurang jitu didalam menentukan perhitungan-perhitungan sehingga berdampak tidak efisiennnya pekerjaan kita.

Berikut ini kami sarikan sebuah ide yang paling praktis sebelum Anda mendesain rumah yang akan direnovasi.

  1. Pastikan Ide Untuk Rumah Yang Akan Anda Renovasi Betul-Betul Fix (Matang dan Jelas)

Ini adalah kunci utama ketika Anda hendak melakukan renovasi rumah. Jadi perhitungan-perhitungan ini mengenai sebuah kepastian bahwa Anda akan merenovasi rumah dengan ini dan ini. Karena sangat memungkinkan yang namanya renovasi jika idenya kurang matang, disaat proses pengerjaan akan terjadi keluar dari jalur garis-garis yang sudah Anda rencanakan kemarin. Dari sinilah fungsinya perencanaan yang matang, jadi ketika Anda betul-betul fix memutuskan untuk merenovasi rumah Anda disaat proses pengerjaan tidak akan ada bongkar sana, bongkar sini karena masih menyesuaikan model atau renovasi apa yang seharusnya Anda lakukan.

Kesalahan kesalahan sederhan seperti inilah yang seringdilakukan oleh seorang pemula yang akan melakukan renovasi rumah. Sebagi gambaran, ide pertaamnya adalah ingin memperbaiki kamar mandi karena sering bocor. Namun ketika saat proses pengerjaan Anda menginginkan sekalian mengganti keramik plus ingin mempunyai pemanas air hangat untuk kamar mandi instimewa Anda. Kasus-kasus kecil seperti ini sering terjadi karena kurang matangya perencanaa saat hendak mernovasi rumah Anda.

So, dampak dari ketidakmatangan sebuah perencanaan yang model seperti ini, berpotansi membengkaknya dana serta waktu saat proses renovasi. Tentu sangat tidak efisienkan?

  1. Pilihlah dengan jelas kualitas material yang akan Anda gunakan

Point yang kedua ketika Anda hendak merenovasi rumah Anda, pastikan bahwa jenis dan mutu kualitas material yang akan Anda gunakan sesuai dengan kantong Anda. Maksudnya disini adalah ketika Anda salah memilih saat melakukan perencanaan dengan saat proses pengerjaan pastinya akan mengalami kenaikan harga dan kualitas. Misalnya ketika Anda merencanakan renovasi dapur ingin bahan kelas dua saja, namun karena Anda sering berubah fikiran, menginginkan keramik kelas wahid. Tentu akan terjadi melambungnya bahan material untuk keramikkan? Model-model pekerjaan yang seperti inilah yang sepatutnya dihindari karena berkaitan dengan biaya plus mempengaruhi lamanya proses pengerjaan. Ketika Anda merenovasi rumah menggunakan waktu lebih lama, pastika jika menggunakan tukang yang dibayar harian akan terjadi kenaikan jumlah cost untuk tukang.

  1. Jika memungkinkan gunakan teknik efisiensi dengan model subsidery

Maksudnya ide ini adalah, sebagai contoh pekerjaan memplester rumah dengan acian semen, untuk melakukan sebuah penghematan Anda bisa mengakalinya dengan teknik ekpose, yaitu dinding rumah alami tanpa plester. Selain memberikan kesan yang alami serta natural, ternyata cara membangun rumah ini mampu menghemat pembiayaan untuk rumah, dibanding dengan harus diplester, kemudian dicat.

  1. Pastikan Anda menggunakan teknik pengupahan yang paling hemat, entah borongan atau harian.

Untuk merenovasi rumah biasanya Anda dua cara untuk melakukan pembiayaan, ada sistem borongan dan ad juga sisitem harian. Semua teknik pembayaran ini ada plus dan minusnya masing-masing. Namun yang jelas apapapun cara Anda baik itu borongan atau harian akan memberikan output sesuai yang Anda harapkan. Misalnya Anda lebih mengedepankan orientasi jenis pekerjaan yang halus, baik dan berkualitas Anda lebih baik menggunakan sistem borongan, sebaliknya ketika Anda menginginkan sebuah perkerjaan yang cepat, lebih ideal menggunakan model borongan, walaupun kadang kualitasnya tidak sebagus kerjaan harian.

Namun semua ini bisa di manaj dan di atur dengan sedemikian rupa. Intinya adalah dengan biaya seefisien mungkin akan didapatkan sebuah pekerjaan yang terbaik. Ada harga ada rupa, begitu juga dengan sistem pekerjaan renovasi rumah ini. Itu adalah salah satu tips untuk merenovasi rumah untuk menghasilkan pekerjaan yang paling efisien.

  1. Hindari merenovasi rumah disaat musim hujan

Satu lagi faktor yang jangan diabaikan ketika merenovasi rumah adalah jangan melaksanakan pekerjaan disaat musim penghujan. Karena dengan Anda memaksakan pekerjaan saat musim ini secara tidak langsung akan terjadi inefiseinsi didalam pekerjaan renovasi rumah Anda. Dampaknya akan terjadi pembengkakan biaya karena membutuhkan waktu pengerjaan lebih lama.

Selain faktor diatas melakukan pekerjaan renovasi dimusim hujan juga berakibat kurang cepatnya proses kering bahan adonan ketika sudah dikerjakan, semisal pekerjaan plester rumah. Jika Anda melakukan di musim panas tentu akan cepat kering, sebaliknya ketika Anda melakukan dimusim hujan akan cenderung lebih lama kering. Ketika sebuah pekerjaan lebih lama kering, pasti akan memakan biaya lebih.