Tips Bisnis Kontrakan Untuk Menghasilkan Untung Optimal

Sponsored Links

Tips Bisnis Kontrakan dan Kost-Kostan

Bisnis kontrakan adalah salah satu bisnis dalam sektor jasa. Bisnis ini bisa dilakukan dengan traditional bisa juga dilakukan dengan profesional. Dua-duanya dengan tujuan satu, yaitu mencari untung. Namanya bisnis memang ujung-ujungnya adalah mencari keuntungan. Buat apa melakukan sewa kost-kostan atau kontrakan namun hanya sekedar menjalankan kegiatan daripada tidak ada, atau melakukan bisnis kost-kostan atau kontrakan cuman jadi semacam ajang lembaga sosial, banyak yang kost tetapi tidak banyak yang mau membayar. Mungkin itu hanya satu dari sekian permasalahan yang dihadapi ketika Anda membuka atau berbisnis kontrakan kost-kostan. Untuk itu bagi Anda yang akan menjalankan bisnis kost-kostan atau kontrakan silahkan simak tips sederhana berikut ini, sehingga ketika Anda akan menjalankan bisnis kost-kostan sudah tahu dengan apa resiko dan tanggungjawabnya.

Desain Kost-Kostan (Illustrasi)
Desain Kost-Kostan (Illustrasi)
  1. Lakukan Pemilihan Penyewa Kontrakan Dengan Selektip

Ketika Anda hendak menyewakan kontrakan kepada calon pengontrak atau calon orang yang kost ditempat Anda, idealnya adalah dilakukan dengan selektif. Ya, dengan Anda cukup seleksi berarti Anda meminimalisir orang-orang yang mengontrak dengan itikad kurang baik, pengontrak nakal, orang nakal yang mau seenaknya kost ditempat Anda. Apa ada? Ya, mesti ada dong, namanya juga bisnis kost dan kontrakan. Ada salah satu kawan yang cerita, dia punya banyak kost-kostan mahasiswa di Yogyakarta,

“Mas Kalo Buat Kost-Kostan Jangan Yang Mahasiswa,” katanya. Setelah Saya tanya

“Kenapa kok seperti itu?”

Dia Jawab: “Banyak mahasiswa yang kurang ajar, dia sewa sebulan dua bulan hingga tiga bulan gak mau bayar. Setelah bulan keempat dianya lari tanpa jejak meninggalkan tuan rumah.”  Ini cukup berbeda jika Anda mengontrakkan atau menyewakan kost untuk para pegawai, pekerja yang rata-rata lebih bertanggung jawab daripada mahasiswa. Hemmm kok jadi sedikit memojokkan mahasiswa sih! Enggak juga semua mahasiswa berperilaku seperti itu. Jadi yang perlu di antisipasi ketika menyewakan kost-kostan untuk mahasiswa. Memang gak semua konsumen mahasiswa berperilaku seperti itu, tetapi lebih teliti sebelum menyewakan adalah seleksi filter yang terbaik. Bisnis tetap bisnis, idelanya memang perlu dikelola secara profesional untuk menghasilkan keuntungan yang optimal.

  1. Beda Segment Beda Perilaku dan Penanganan

Sebetulnya tips kedua ini adalah masih hampir serupa dengan catatan nomor satu. Beda konsumen tentunya beda pula pelayanan dan penanganan konsumen. Mungkin penyewa dari kalangan keluarga lebih ribet dan cerewet dibandingkan dengan penyewa pelajar atau mahasiswa. Namun dari sisi pembayaran para pekerja lebih aman, safety daripada mahasiswa. Mungkin memang dengan Anda menyewakan kost dengan mahasiswa dan pelajar Anda bisa membuka usaha baru sebagai pendukungnya, semisal usaha laundry, usaha jual makanan dan seterusnya. Semua tetap ada plus dan minusnya.

Beda segment beda penanganan ini bermaksud untuk menciptakan daya saing terhadap konst-kostan dan kontrakan Anda. Kenapa? Jika Anda kurang ramah terhadap calon konsumen Anda, tentu dalam jangka panjang akan merugikan Anda, mau tidak mau Anda akan dikenal dengan lingkungan sebagai pemilik kost-kostan yang kurang ramah, galak terhadap konsumennya. Jika persaingan tidak ketat mungkin kost-kostan Anda bisa laku-laku saja, namun jika banyak pemain, bisa jadi kost-kostan Anda tidak laku, karena kesalahan Anda sendiri.

  1. Untuk Lebih Aman Gunakan Sistem Bayar Di Muka

Namanya juga bisnis kost-kostan. Idealnya ketika Anda menerima penyewa kost atau kontrakan, pastikan mereka membayar dimuka. Kenapa? Ini adalah antisipasi paling simpel ketika ada penyewa setelah menempati, lari tidak mau membayar. Jadi ini adalah trik sederhana untuk mengakali para calon penyewa-penyewa nakal dan tidak bertanggung jawab. Entah Anda gunakan sistem bulanan, triwulan atau tahunan idelanya tetap dibayar dimuka. Jika mereka menghutang, harap dipastikan mereka adalah orang yang bertanggung jawab. Ini adalah proses perjalanan bisnis, dalam jangka panjang mungkin Anda akan mudah tahu dan mengenali mana penyewa yang bagus dan mana yang kurang bagus.

Itulah 3 tips sederhana untuk mengoptimalkan keuntungan bisnis kontrakan atau kost-kostan milik Anda. Semoga tulisan sederhana ini memberikan sedikit pandangan berbeda untuk menjalankan bisnis kost-kostan dengan optimal. Semua bisnis tetap mempunyai resiko, namun diminimalisir adalah jalan terbaiknya.