Taktik Untuk Pembiayaan Properti Rumah Dengan KPR

Sponsored Links

Biaya properti yang selangit tentu menjadi masalah bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, saya mencoba berbagi taktik untuk pembiayaan properti rumah. Permasalahan umum misalnya sudah ditolak BANK berkali-kali bahkan dari awal pengajuan, padahal hitungan Anda, diasumsikan bisa meringankan beban serta menguntungkan kedua belah pihak, jadi tidak ada yang dirugikan, pinjaman BANK dalam hal ini adalah KPR. Aturan BANK yaitu melihat cash flow dan history data dari masa lampau. Jadi, jika pembiayaan baru perencanaan, aliran kas belum terjadi, sehingga BANK berhak menolaknya.

Taktik pembiayaan properti rumah

Salah satu cara terbaik pembiayaan properti rumah seperti yang dibahas sebelumnya adalah dengan memanfaatkan KPR. Taktik pertama, tentukan rumah yang akan dibeli dengan tepat, dan langkah selanjutnya yaitu:

  • Datanglah ke BANK kemudian minta data-data informasi lokasi rumah yang bisa di-KPR-kan
  • Coba cari informasi rumah yang bisa di-KPR-kan, Anda bisa mencoba mencarinya dari info-info yang terdapat di internet, koran atau bisa juga dari survei langsung di lapangan. Selain itu, ada juga beberapa alternatif lainnya, misalkan dari saudara atau teman yang mau menjual rumah. Untuk itu, yang penting adalah Anda harus membandingkan dari kemudahan proses pengajuan kredit KPR rumah, sisi harga, dan hal-hal lainnya.
  • Setelah Anda menemukan target rumah yang akan dipilih, tanyakan hal-hal yang berkaitan dengan rumah tersebut, misalkan Anda memilih daerah perumahan, maka tanyakanlah harganya, besar uang mukanya, besar biaya tanda jadinya, dan apakah rumah tersebut sudah dibangun atau akan dibangun hanya setelah uang muka dibayarkan, lihatlah juga desain dan gambar denahnya, dan pastikan lokasinya cocok, selain itu cek juga fasilitas perumahan dan rumahnya. Saat rumah baru mau dibangun, Anda harus memastikan berapa lama rumah dibangun, serta Anda juga perlu menanyakan bagaimana proses dari kredit KPR rumah Anda nantinya.Info Kredit KPR Rumah
  • Apabila informasi sudah jelas, Anda juga sudah memahaminya, langkah berikutnya yaitu membayar tanda jadi untuk bukti pemesanan rumah/kavling supaya tidak didahulu orang dan juga supaya harganya tidak keburu naik. Biasanya, setiap developer berbeda-beda, beberapa ada yang tanpa batas waktu dan ada yang bebas, beberapa ada yang wajib membayar uang muka, beberapa ada yang bisa hangus saat tidak jadi, namun ada juga yang bisa dikembalikan.
  • Langkah selanjutnya yaitu membayar uang muka KPR jika Anda sudah jadi dan positif membeli rumah, pada umumnya tanda jadi adalah bagian dari uang muka, apabila Anda sudah membayar tanda jadi, uang muka sudah dibayar, jadi Cuma perlu membayar sisanya saja. Apabila uang muka sudah dibayarkan, uang muka tersebut akan dikembalikan apabila pengajuan KPR rumah ditolak oleh BANK.
  • Apabila uang muka sudah dibayar, selanjutnya yaitu pengajuan KPR properti ke BANK terpilih. Developer selanjutnya akan membantu menguruskan pengajuan, ke BANK yang menjadi partnernya, apabila memutuskan memilih BANK lain, biasanya akan diminta pengajuan kredit KPR rumah sendiri.

Apabila setelah melakukan pengajuan kredit KPR, pada akhirnya pengajuan Anda ditolak, Anda tidak bisa berbuat apa-apa. Anda Cuma perlu memutar arah mencari peluang lainnya, misalkan mencari rumah yang lebih murah, bisa juga menabung terlebih dahulu, tabungan tersebut untuk mengumpulkan uang muka, bisa juga mencoba mencari rumah yang sangat murah. Sekian artikel tentang taktik untuk pembiayaan properti rumah dengan KPR.