Point-Point Pekerjaan Dalam RAB (Rencana Anggaran Biaya) Untuk Bangunan Rumah

Sponsored Links

Apaan sih RAB? RAB adalah  Rencana Anggaran Biaya Rumah. Dalam membangun rumah tentu perlu sebuah perencanaan dong! Jika, tidak sebuah perencanaan maka akan grambyang (jawa:red) dalam melaksanakan sebuah perkerjaan dalam pembangunan rumah, alias tidak tentu arah. Lha wong yang direncanakan dengan matang saja kadang bergeser dari planning (perencanaan) semula, apalagi kalo cuman hanya dalam angan-angan di otak, tentu dengan keterbatasan manusia dalam ingatan akan tidak terarah dan terukur.

Trus point apa saja sih yang ada dalam RAB? Atau apa saja yang perlu ada dalam RAB? Konsepnya seperti apa sih?Ada tiga hal yang harus ada dalam RAB yaitu: Pekerjaan  yang di gabungkan dengan Bahan Bangunan/Material. Sedangkan untuk mengetahui berapa material yang di butuhkan di terjemahkan kedalam satuan pekerjaan dan volume pekerjaan.

Berikut ini rincian penjelasan point-point yang ada dalam RAB:

  • Material Bangunan atau Bahan Bangunan

Sebenarnya tidak usah dijelaskan apa saja material bangunan. Namun dalam point ini yang harus di garis bawahi adalah perlu atau tidak perlu sebuah material tersebut di beli. Anda harus cermat ketika membaca material atau merencanakan material ini. Ada yang sifatnya wajib dan ada juga yang sifatnya sunah. Anda harus jeli dalam membaca ini. Tidak semua material yang di cantumkan dalm RAB mesti ada.

  • Pekerjaan  Atau Satuan Pekerjaan

Untuk seorang pemula memang tidak mudah untuk mendeskripsikan suatu pekrjaan menjadi satuan atau volume perkerjaan. Tapi yang jelas ini berkaitan langsung dengan cost (biaya) yang akan dikeluarkan untuk membuat atau mengerjakan sesuatu pekerjaan yang berkaitan dengan pembangunan suatu rumah. Mau sistem borongan atau harian semunya harus jelas dan terperinci. Karena pekerjaan berkaitan dengan waktu, Anda harus dengan teliti berapa lama mengerjakan satu pekerjaan selesai. Untuk pekerjaan Anda harus memisah-misahkan ke dalam sub-sub bagian pekerjaan secara utuh. Misalkan pembuatan pondasi rumah. Anda memerlukan berapa orang, perlu berapa tukang serta berapa hari/berapa lama dalam pengerjaanya dengan volume pekerjaan sekian meter per segi. Ini harus di gabungkan dengan cermat. Selisih satu atau dua hari berarti selisih biaya.

Contoh Rab Rumah Sederhana

Berikut ini istilah atau nama nama deskripsi yang biasanya harus ada di dalam RAB:

  • Pekerjaan Persiapan

Pekerjaan ini biasanya meliputi pekerjaan pembersihan lahan, pekerjaan meratakan tanah yang akan di gunakan untuk pembangunan rumah serta pekerjaan bowplank. Pekerjaan ini sebenarnya hanya pra pekerjaan. Anda harus cermat ketika meletakkan ini ke dalam satuan pekerjaan Anda. Kadang secara tertulis ada, namun ketika di aplikasikan di lapangan belum tentu ada (alias gak mutlak) misalnya untuk pembersihan lahan. Berarti lansung bisa di bowplank.

  • Penggalian Tanah

Point kedua adalah penggalian Tanah. Penggalian tanah biasanya berkaitan dengan penggalian untuk pondasi. Atau penggalian untuk saluran air. Kalo pekerjaan ini saya rasa mesti ada. Karena sudah masuk ke tahap pengerjaan rumah.

  • Pondasi

Setelah dilakukan penggalain tanah tentunya melanjutkan pekerjaan berikutnya yaitu pengerjaan pondasi. Di sinilah kita di tantang kecermatan kita dalam menggabungkan sebuah pekerjaan, material serta waktu. Jika pondasi harus lebih murah borongan kenapa harus harian untuk menghemat biaya dan waktu.

  • Beton

Untuk pengerjaan pembetonan secara tidak langsung berkaitan dengan pekerjaan perkayuan untuk membuat sloof pondasi. Pembetonan meliputi beton sloof, beton kolom/tiang, beton ring balok serta beton plat lantai (jika rumah Anda dua lantai)

  • Dinding

Pekerjaan dinding meliputi semua pemasangan batu bata atau batako untuk dinding rumah Anda.

  • Kusen

Masih satu paket dengan pengerjaan dinding yaitu meliputi pemasangan kusen. Pemasangan kusen berkaitan dengan pemasangan daun pintu serta jendela.

  • Pengerjaan Daun Pintu serta Jendela

Setelah dilakukan pemasangan kusen tentunya dilanjutkan pada pemasangan daun pintu serta jendela.

  • Atap

Sebenarnya untuk pemasangan atap bisa di lakukan setelah pemasangan dinding. Tergantung situasi dan kondisi. Namun yang jelas point pekerjaan pemasangan atap mesti ada.

  • Plafon

Untuk pekerjaan plafon berkaitan dengan pengerjaan kerangka plafon, pekerjaan menutup plafon serta pemasangan lis plafon.

  • Lantai

Setelah memasang plafon bisa dilanjutkan dengan pengerjaan lantai. Termasuk di dalamnya pekerjaan pemasangan keramik.

  • Sanitary

Pekerjaan ini berkaitan dengan pengerjaan saluran air serta septik thank. Plus pengerjaan kloset kamar mandi.

  • Instalasi Listrik

Semua pekerjaan yang berkaitan dengan pemasangan kabel, lampu serta stop kontak.

  • Instalasi Air/Plumbing

Pekerjaan yang berkaitan dengan saluran air bersih, termasuk di dalamnya pemasangan kran iar beserta titik-titiknya.

  • Finsihing

Pekerjaan finishing berkaitan dengan pengecatan tembok, kusen serta jendela, plus pekerjaan yang berkaitan dengan merapikan bangunan termasuk pembersihan di dalamnya.

  • Taman (Jika Ada Taman)

Semua pekerjaan yang berkaitan dengan pembuatan taman, termasuk kolam hias, penanaman rumput serta bunga.

Semua poin di atas yang di namakan satuan pekerjaan dalam RAB. Namun belum di terjemahkan kedalam volume pekerjaan untuk mengetahui berapa biayanya. Sehingga Anda bisa menghitung volume satuan pekerjaan tersebut.

Itulah point-point pekerjaan yang harus ada dalam RAB, untuk langkah berikutnya Anda tinggal menghitung biaya dalam voleme satuan pekerjaan. Itulah ulasan dari kami tentang Point-Point pekerjaan dalam RAB (Rencana Anggaran Biaya) untuk bangunan rumah.