Plus Minus Investasi Ruko dan Rukan (Bag. Satu)

Sponsored Links

Kelebihan Investasi Ruko, Rukan

Anda ingin investasi ruko, apa saja sih kelebihan dan kekurangannya? Ketika Anda bertanya kepada Saya, Apa sih plus dan minus investasi dalam bidang properti, khususnya untuk investasi ruko atau rukan (rumah kantor). Pertanyaan sederhana, namun bukan hal yang sepele dan sederhana untuk menjawabnya. Ya, dlaam tulisan kali ini akan dikupas secara detail, apa sih kekurangn dan kelebihan investasi di bidang properti, khususnya yang berkenaan rumah kantor (rukan) atau rumah toko (ruko).

Sejak dulu kala, manusia belum pinter dan canggih soal hitung-hitungan investasi yang berkenaan dengan properti, membelanjakan uang dalam bentuk properti, entah tanah kosong, sawah, perkebunan dan sebagainya adalah salah satu elemen investasi yang cukup menguntungkan. Sehingga banyak pola pikir di masyarakat berkembang, adalah sebuah investasi jika itu berbentuk properti, sebaliknya bukan dinamakan investasi jika bentuk tanaman atau tabungan modal tersebut tak berbentuk ke dalam rumah dan properti. Ya, ya sebuah anggapan yang syah-syah saja. Dan itu adalah wajar, karena salah satu barometer kekayaan orang-orang zaman dulu, jadul bahwa siapa yang kaya adalah siapa yang mempunyai sawah, atau perkebunan yang paling luas.Jika hari ini siapa tuan tanah yang paling kaya. Bukan deposito di bank, bukan pula siapa yang pailing banyak jumlah mobilnya, namun barometer orang-orang dulu zaman mbah-mbah kita adalah jumlah atau luas tanah yang paling luas itulah yang disebut-sebut orang kaya zaman dulu.

Plus Minus Investasi Ruko
Plus Minus Investasi Ruko

Okelah, dalam tulsan sederhana ini akan dikupas tuntas apa sih plus minus atau kelebihan dan kekurangan investasi properti, khususnya Investasi properti ruko, rukan. Bukan properti yang dinamakan lahan kosong, kebun kosong dan sejenisnya.

Kelebihan Investasi Properti Ruko Rukan

  1. Jika Dibandingkan Penawaran Selalu Lebih Sedikit DiBandingkan Permintaan

Anda mungkin tak akan pernah heran, jika ada promo jualan ruko, semisal ruko yang dibangun sebatas 100 saja, mungkin yang minat untuk membeli lebih dari 200 orang karena lokasi ruko yang dijual tersebut berlokasi di tempat yang sangat strategis. Ini adalah cerita biasa dalam urusan jual beli properti yang bernama ruko. So, investasi ini memang gampang-gampang susah, namun laangkah eloknya jika properti ruko, rukan yang Anda punya selalu mejadi rebutan sebagian orang. Inilah uniknya ketika Anda menginvestasikan uang dalam bentuk ruko, rukan. Anda tahu sendirikan berapa jumlah penduduk Indoensia, urutan nomor 5 bro! jadi ketika ada sebuah penawaran properti berupa ruko, sedangkan peminatnya cukup meledak karena tingginya jumlah penduduk, mau tak mau secara otomatis hukum supply and demand akan berlaku. Semakin tinggi permintaan dan tidak dibarengi dengan supply (produksi) rukan yang tinggi berarti harga akan otomatis naik, karena tingginya permintaan. Anda mungkin pernah dengar cerita ruko belum di bangun tetapi sudah ludes terjual bak kacang goreng, kerna lokasi yang bagus dan stategis lokasi ruko tersebut. Masuk akal bukan? Jikapun ruko yang Anda beli hanya didiamkan, alias tidak digunakan untuk produksi apa-apa, tentu akan tetap menguntungkan. Coba, setelah 10 tahun Anda jual? Yang jelas harganya akan berlipat-lipat dari yang Anda beli sejak pertama kali dulu, sebelum 10 tahun.

  1. Harga Jual Ruko Rukan Potensi Naik Setiap Tahun

Pernahkah Anda mendengar harga properti turun? Jika Anda beli ruko, rukan hari ini semisal seharga 200 juta rupiah, tentunya tahun depan nilai ekonomisnya bukan 200 juta rupiah lagi. Semisal rata-rata 10 persen saja, seperti kebanyakan naiknya harga properti di negeri kita, berarti tahun depan sudah seharga minimal 220 juta rupiah. Harga ini akan terus naik sepanjang tahun. Coba bisa Anda bayangkan, berapa harga ruko Anda dtahun 2020? Tentu akan fantastis, apalagi properti ruko Anda berada di lokasi yang sangat strategis, tentu akan wow, harganya.

  1. Anda Punya Peran Dalam Membuat Naik Turunnya Harga

Jika Anda membeli saham, reksadana, obligasi dan instrumen investasi lainnya, tentu ketika harga turun Anda tidak punya kuasa untuk menaikkan harga saham dan teman-temannya tersebut. Jadi harga-harga investasi barang-barang tersebut sangat dipengaruhi faktor-faktor eksternal. Namun sebaliknya akan berbeda jika Anda investasikan uang Anda berupa, ruko atau rukan. Anda punya hak penuh untuk mengontrol harga ketika dijual. Anda mau menaikkan atau menurunkan harga, Anda punya kuasa bukan faktor luar yang akan mengontrol Anda. Inilah istimewanya ketika Anda membelikan ruko untuk investasi, Anda punya hak sepenuhnya, mau minta untung berapa, mau dijual berapa, asal wajar dan masuk akal, ruko Anda tetap akan menjadi uang.

  1. Jika Disewakan Dapet Uang

Ini adalah bonus tambahan jika Anda investasi berupa ruko. Jika Anda tak bisa menggunakan sendiri, bisa di sewakan ke pihak lain yang memerlukan ruko tersebut. Tentunya dengan Anda menyewakan, berarti Anda punya kesempatan mendapatkan uang tambahan dari sewa ruko rukan Anda. Cukup asik bukan, investasi ruko? Jadi ketika dibandingkan dengan properti yang lain, semisal emas, untuk mendapatkan hasil tambahan Anda tak perlu melepas properti ruko Anda. Cukup disewakan, Anda sudah mendapatkan uang tambahan.

  1. Sakti Dari Badai Krisis dan Inflasi

Anda masih ingat, krisis moneter 1998? Ya, saat itu investasi yang menguntungkan cuman tiga, beli dollar, punya emas dan mempunyai properti. Semua elemen instrumen investasi tersebut naik bisa berlipat-lipat. Harga emas naik tinggi banget, karena juga terpengaruh dari harga emas dunia yang naik saat itu. Untuk properti, jangan ditanya lagi berapa kenaikkannya, harganya cukup fantastis naik menjulang tinggi, khususnya investasi-investasi properti tanah dan rumah yang ada di Jawa. Hemmm, bukannya turun malah naik jika mempunyai properti saat-saat krisis. Ini adalah salah satu elemen investasi yang cukup kebal dari hantaman krismon, dan inflasi. Asik juga jika punya properti yang nilai ekonominya tak pernah turun, bahkan cenderung naik, yach itulah yang namanya properti ruko dan rukan.

  1. Jika Kebetulan Belinya Dengan Harga Miring, Sudah Pasti Untung

Pernahkah Anda mendengar cerita, ketika ada orang butuh uang dengan cepat dan menjual properti rumahnya dengan harga miring? Ya, jika seandainya Anda sendiri yang mengalami tentunya sudah untung ketika baru beli saja. Semisal harga pasaran 1 Milyar, namun karena si empunya properti butuh uang cepat, dijual dengan harga 800 juta rupiah. Wow, berarti Anda sudah untung ketika properti sudah ditangan Anda. Berarti jika dikurskan harga pasaran, belum dijualpun Anda sudah untung setidaknya 200 juta rupiah. Sesuatu yang punya perilaku yang berbeda jika dibandingkan dengan investasi-investasi yang lain.

  1. Bisa Untuk Jaminan Pinjaman Uang Baru

Jika Anda sudah mempunyai properti, semisal Ruko atau rukan. Anda menginginkan untuk meminjam uang dibank, berarti Anda punya kesempatan untuk memutar uang Anda yang baru, alias dapat dana segar untuk melanjutkan bisnis Anda yang lain. Cukup mudah, jika Anda punya jaminan berupa ruko, jika ingin pinjam uang di bank. Jadi bank akan cukup percaya dan mudah jika Anda betul-betul menginginkan investasi baru dengan menjaminkan ruko milik Anda.

  1. Branding Diri Anda, Buat Gengsi-Gengsian…(Ha..Ha..)

Point terakhir ini sebetulnya jika Anda orangnya suka gengsi-gengsian, haha. Mungkin status sosial Anda bisa naik secara alami karena Anda adalah pemilik ruko diikawasan elit ini dan ini. Lihat saja, salah satu contoh dikawasan Jakarta yang namanya kawasan Mentang. Jika punya tanah atau ruko di daerah situ tentunya cukup bergengsi, karena memang kebanyakan yang mampu beli di daerah itu hanya orang elit-elitnya Jakarta, kawasan artis dan seterusnya. Itu juga akan berlaku bagi Anda yang suka beli, investasi ruko rukan untuk menaikkan status sosial Anda. Cukup bergengsi lho! Heheh.