Plus Minus Investasi Perumahan Yang Dibarengi Proteksi

Sponsored Links

Trend Membeli Perumahan Sebagai Sarana Investasi

Investasi properti sedang trend sebagai sarana untuk mengamankan aset-aset kita. Selain trend investasi berupa emas dan reksa dana, ada sebuah perkembangan baru untuk mempropteksi diri kita dari kenyamanan investasi. Lihat saja ada di beberapa media elektronik saat ini sedang gencar mempromosikan produk mereka untuk memasarkan produk invesati perumahan yang dibarengi dengan proteksi (asuransi). Sebuah ide pemasaran yang cukup serdas untuk mengawinkan investasi perumahan dengan asuransi. Trus pertanyaanya seberapa menguntungkan sih ketika Anda harus menginvestasikan sebagaian uang Anda dengan cara seperti ini.

Investasi properti merupakan sarana investasi yang sangat menguntungkan dibandingkan dengan media yang lain terutama investasi di sektor riil. Maksudnya disektor riil jika dibandingkan investasi berjangka seperti emas, investasi dengan membeli sertifikat deposito, atau tabungan asuransi. Semuanya tetap memiliki plus minus, tetapi disini kita akan membahas kelebihan dan kekurangan investasi properti, seperti yang gencar dipromosikan oleh salah satu media elektronik di Indonesia. Bahwa mereka mempunyai produk perumahan yang dikawinkan dengan produk asuransi tertentu yang jika seandainya didalam jangka waktu tertentu mereka si pembeli perumahan meninggal dunia, maka si pembeli tersebut bebas dari membayar angsuran properti tersebut.

investasi rumah dan properti

Kelebihan Investasi Properti Yang Di Sertai Proteksi

Kelihatan sangat menguntungkan sih membeli properti dengan diiming-imingi proteksi ketika masa mencicil rumah tersebut. Selain letak yang strategi dari properti itu sendiri (misalnya yang paling banyak di jual adalah ruko dan perumahan) juga memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi ketika Anda memutuskan untuk membeli perumahan dengan sistem KPR tersebut.

Kelebihan investasi properti yang disertai paket asuransi proteksi ini adalah ketika si pembeli sedang mencicil rumah di masa kontrak dan meninggal dunia, maka si pembeli secara otomatis terbebas dari mencicil rumah berikutnya. Alias secara otomatis rumah tersebut lunas. Namun belum tentu juga aturannya paten seperti ini, tetapi yang jelas setiap penyedia perumahan memiliki aturan yang berbeda. Untuk itu ketika ada penawaran model investasi perumahan yang seperti ini, idealnya Anda bertanya secara kritis dan jelas, hak-hak apa saja yang Anda peroleh dengan investasi seperti ini. Memang cukup safety (aman) ketika Anda memilih model pembelian rumah dengan cara seperti ini. Jika si penyedia perumahan betul-betul menepati sesuai dengan janji manisnya ketika melakukan pemasaran pasti yang sangat diuntungkan adalah piha pembeli, karena bisa menikmati pembelian rumah dengan cara KPR plus mendapatkan proteksi asuransi.

Kekurangan Investasi Properti Yang Di Barengi Proteksi

Ada fasilitas ada harga, mungkin pepatah sederhana itulah yang bisa untuk menjelaskan ketika Anda berinvestasi perumahan dengan cara mengangsur yang disertai proteksi. Wajar dong harga properti yang Anda beli mungkin harganya bisa dua kali lipat dari harga perumahan biasa yang tidak disertai proteksi. Jadi jika Anda mendapatkan tawaran membeli perumahan dengan kelebihan dapet asuransi, sebenarnya uang yang Anda bayar untuk asuransi adalah uang Anda sendiri juga.

Jadi misalnya sebuah perumahan ditempat strategis harga pasarannya adalah 500 juta rupiah, tetapi karena developer menyertai asuransi harganya membengkak menjadi 700 jutaan. Jadi angka 200 juta adalah sebagai media halus untuk menjual produk asuransi mereka. Yach, tentu 200 juta tersebut tetap Anda yang membayar. Jadi ketika Anda dihadapkan pada kondisi sepertiini pandai-pandailah Anda memfilter seberapa penting Anda membeli rumah dengan model seperti ini. Bisa jadi Anda sudah memiliki asuransi tersendiri di luar ini, jadi asuransi yang Anda punya juga percuma. Cerdiklah sebagai konsumen untuk memilih produk perumahan sebagai sarana investasi, bukan untuk tempat tinggal.

Jika orientasi Anda untuk investasi setidaknya pola fikir yang ada di benak Anda adalah untuk mengamankan aset plus mendapatkan keuntungan. Jadi ketika Anda investasi namun dibebankan dengan biaya-biaya yang tidak perlu pastinya perlu ditinjau ulang apakah investasi tersebut menguntungkan atau tidak? Tentunya Anda sendirilah yang tahu itu perlu atau tidak perlu ketika membeli perumahan yang disertai proteksi asuransi ini. Karena beda orang beda pula didalam berfikir apakah asuransi ini perlu atau tidak perlu.