Plus Minus Bisnis Kontrakan VS Kost-Kostan

Sponsored Links

Plus Minus Bisnis Kontrakan VS Kost-Kostan

Ketika Anda ingin mendirikan usaha bisnis kontrakan, apa sih kelebihan dan kekurangannya? Plus minus bisnis semua pasti ada, sehingga ketika Anda masuk kedalam bisnis tersebut bisa dipastikan akan mengetahui segala kekuranagn dan kelebihannya. Jadi bukan asal melakukan bisinis saja, sehingga tidak tahu kekuranganya yang mengakibatkan Anda tidak bisa optimal untuk mengontrol bisnis Kost-kostan atau kontrakan tersebut.

Ada sedikit perbedaan menyewakan rumah untuk di kontrak dibandingkan dengan model kost-kostan. Tentu semua memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing. Sehingga mau tidak mau juga akan mempengaruhi harga sewa yang akan Anda bandrol untuk rumah kost atau rumah kontrakan Anda. Berikut ini kami uraikan secara singkat dan mendetail tentang plus minus bisnis kontrakan VS bisnis rumah kost-kostan.

Kelebihan Bisnis Rumah Kontrak

Anda berkeinginan untuk menyewakan rumah dengan model di kontrak. Yach apa saja sih keuntungan serta kerugiannya? Setidaknya, ketika Anda tahu secara detail bisnis ini soal kelebihan dan kekurangannya, bisa mengurangi kekurangan dari menjalankan bisnis kontrakan ini. Inila kelebihan bisnis kontrakan:

  1. Bisnis kontrakan mempunyai market yang cukup besar dibandingkan dengan kost-kostan. Jika Anda menyewakan rumah dengan model kontrak, berarti rumah yang Anda sewakan dengan jangka waktu semisal minimal setahun, atau 6 bulan atau 3 bulan. Jadi ketika Anda berniat mengontrakkan rumah, berarti Anda menerima uang sewa di muka dengan jangka waktu yang telah disepakati. Dengan Anda menerima uang didepan ini, berarti Anda bisa memutar cash flow uang Anda untuk kebutuhan atau investasi berikutnya.
  2. Untuk harga sewa, idealnya rumah kontrakan ada kenaikan minimal 5 persen dari harga sewa tahun sebelumnya. Jadi ketika Anda bisnis jasa di bidang kontrakan ini mempunyai harga sewa yang selalu meningkat untuk setiap tahunnya.
  3. Rumah kontrakan memiliki kelebihan didalam menerima pembayaran karena semua dibayar dimuka. Jadi untuk mengontrol tagihan lebih minim dibandingkan dengan yang sistem bulanan, seperti rumah kost-kostan yang pembayarannya setiap bulan. Sehingga harus emngontrol setiap bulan mana yang sudah bayar dan mana yang belum. Belum lagi mengontrol penyewa kontrakan yang nakal, tidak tertib didalam administrasi pembayarannya.

    Rumah kontrakan minimalis
    Rumah kontrakan minimalis

Kekurangan Bisnis Rumah Kontrakan

  1. Bisnis kontrakan ini membutuhkan kepercayan dari penyewa yang rekomended. Maksudnya karena sistemnya kontrakan model tahunan, sehingga untuk kontrol perawatan rumah kontrak seakan lpeas dari tanggung jawab pengontrak. Tidak jarang setelah kita selesai masa kontrak bangunan milik kita menjadi hancur berantakan tidak karuan karena ulah tidak beres pelaku penyewa rumah kontrakan kita. Mau tidak mau akan keluar kost, sehingga akan mengurangi nilai keuntungan bersih dari harga sewa kontrakan yang dihasilkan dari sewa setahun. Jika biaya perawatan memang perlu, namun jika dikarenakan ulah sang pengontrak yang kurang bertanggung jawab, beda cerita.
  2. Harus ada dana ekstra untuk perawatan setelah selesai masa kontrak. Jadi ketika setelah selesai mas kontrak, setidaknya pera pemiliki kontrakan harus meyediakan sedikit dana untuk merawat kembali rumah kontrak tersebut. Alasannya sederhana saja, kadang-kdang penyewa memang kurang memiliki rasa tanggung jawab dibandingkan dengan memiliki rumah sendiri. Sehingga harus ada dana ekstra untuk merawat dan meperbaiki setiap selesai masa kontrak.
  3. Rumah di bangun untuk dikontrakkan tentu harganya sedikit berbeda dengan rumah yang di bangun untuk kost-kostan. Untuk rumah dikostkan ada kecenderungan memiliki harga sewa yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrakan. Pasti ada selisih jika dibandingkan dengan bisnis rumah kost. Rumah kontrak biasanya kalah didalam menerima harga sewa.

Kelebihan Bisnis Kost-Kostan

  1. Memiliki tingkat kebutuhan yang lebih tinggi dibandingkan rumah kontrak. Rumah kost biasanya cukup simple, karena hanya meyewakan per kamar. Jadi untuk rumah kost sangat bagus didalam menerima hasil sewa plus marketnya yang masih cukup bagus dibandingkan dengan dengan rumah kontrakan.
  2. Bisnis kost-kostan akan memberikan dampak bisnis didalam bisnis. Rumah kost akan memberikan lahan bisnis baru seperti jasa cuci atau jasa setrika bahkan ada juga yang pemiliki kost-kostan memberikan harga satu paket dengan makan sekalian. Jadi bisnis kost-kostan potensial untuk menimbulkan jasa-jasa tambahan bagi pemiliki kost.
  3. Lebih simple dibandingkan dengan kontrakan. Jika kontrakan biasanya harus dibangun dengan ruang tamu, plus kamar tidur dan sekalian kamar mandi.Namun untuk bisnis kost-kostan akan lebih efisien, kerena kita meyewakannya per kamar. Sehingga jika Anda sangat ahli didalam mendesain bangunan untuk kost-kostan, tentu akan memiliki kamar yang optimal untuk rumah kost milik Anda. Satu bangunan dengan ukuran mini, mungkin bisa menjadi 8 atau 10 kamar kost. Coba bandingkan dengan rumah kontrak, mungkin hanya 3 ruang untuk satu petak rumah kontrak.

Kekurangan Bisnis Kost-Kostan

  1. Kekurangan rumah kost adalah pemilik kost harus meyediakan waktu khusus untuk memanaj kost-kostan tersebut. Seperti proses pembayaran, perbaikan-perbaikan ketika ada kerusakan kamar mandi, listirk dan sebagainya. Beum lagi ketika ada penyewa kost yang suka nakal tidak membayar uang sewa kost-kostan.
  2. Harus telaten untuk menarik sewa kost-kostan dalam bentuk bulanan, karena memang rumah kost biasanya menggunakan harga sewa bulanan sehingga ada perlu yang menarik pembayaran setiap bulan. Kontrol yang kurang terhadap penggunaan fasilitas air serta listrik. Kerena memang kost-kostan di sewakan dalam bentuk bulanan, sehingga kadang kita tidak bisa mengontrol dengan penuh didalam pemakaian lsitrik dan air. Ketika menjumpai penghuni kost yang boros dalam penggunaan air serta lsitrik, disinilah kerugian kita, karena harus membayar biaya ekstra untuk rekening listrik dan air. Ini mengontrolnya yang mungkin agak susah jika dibandingkan dengan kontrakan. Jika kontrakan biasanya yang membayar si pengontrak, namun untuk rumah kost adalah tuan kostnya