Perbandingan Pemilihan Material Bangunan Menggunakan Bata Ringan (Hebel) VS Batako Vs Batu Bata Merah (Bagian 1)

Sponsored Links

Perbandingan Pemilihan Material Bangunan Menggunakan Bata Ringan VS Batako Vs Batu Bata Merah

Anda ingin membangun rumah, ruko, kontrakan, atau rumah kost namun bingung memilih material bangunan dinding menggunakan bahan apa??? Mau menggunakan batu bata merah, atau bata ringan (hebel) atau batako, atau bahan material yang lain seperti bata beton ringan. Memang sih, makin banyak saja jenis material yang di pasaran untuk bahan dinding sehingga kita bingung menentukan plus dan minusnya. Ok, kali ini kami akan memaparkan kelebihan dan kekurangan penggunaan material dinding tembok menggunakan bahan batu bata ringan, bahan batako dan bahan batu bata merah.

Tulisan plus minus penggunaan material untuk pengisi dinding dalam tulisan kali ini hanya meninjau dari sisi kelebihan dan kekurangan material tersebut. Sedangkan untuk masalah harga bahan material tersebut sengaja kita tidak menulisnya, karena soal harga dari bahan material tersebut berbeda-beda di tiap daerah. Jadi untuk referensi harga silahkan tanya ke toko bangunan terdekat di rumah Anda, untuk mendapatkan data harga terbaru yang lebih akurat.

Kenapa kami tidak menulis soal harga? Karena bisa jadi harga batu bata di Kota Surabaya lebih mahal di banding di daerah Banyuwangi. Karena di Banyuwangi dekat dengan pabrik batu bata, sehingga harga per meter yang di keluarkan untuk memasang batu bata di Banyuwangi lebih murah. Sehingga dengan bervariannya harga material di tiap daerah kami tidak meninjau soal harga dalam tulisan kali ini, namun kami hanya mengkaji dari sisi plus dan minus dari penggunaan material tersebut.

Proses Pembakaran Batu Bata Merah

Penggunaan Material Bangunan Menggunakan Bahan “BATU BATA MERAH”

Menggunakan bangunan dengan material batu bata merah sudah di gunakan nenek moyang kita sejak zaman dulu. Sebelum orang kenal, arsitek-arsitekan nenek moyang kita sudah pandai dalam memproduksi batu bata merah. Selain mudah di dapatkan (khususnya untuk wilayah Jawa) batu bata sudah tidak diragukan kemampuannya untuk bangunan. Tinggal kita pandai-paindai memilih kualitas batu bata yang  terbaik untuk rumah kita.

Batu bata merah ini mempunyai keistimewaan dalam proses produksinya, yaitu dengan cara di bakar dengan temperatur yang  tinggi sehingga menjadikan bata merah betul-betul kering serta keras. Sedangkan untuk bahan baku utama dalam pembuatan batu bata merah adalah tanah jenis tertentu yang liat. Sehingga memberikan efek yang dingin serta nyaman ketika di pasang sebagai dinding. Dinding batu bata merah ketika di bangun jarang  sekali terjadi keretakan karena efek alam biasa, seperti musim panas dan hujan kecuali jika ada gempa bumi yang dahsyat.

Keistimewaan lain dari penggunaan batu bata merah yaitu material ini tahan terhadap bahaya kebakaran api. Karena bahannya dari tanah liat tertentu yang memiliki susunan pasir dengan kadar tertentu pula. Bukan sembarang  jenis tanah dan bukan sembarang  jenis pasir.

Untuk ukuran penggunaan batu bata merah di Indonesia belum ada standar baku dalam penggunaannya. Rata-rata dalam satu meter persegi penggunaan batu bata merah sebanyak 70-75 biji. Adapun ukuran batu bata merah di pasaran yang ada biasanya memiliki ukuran 24cm x 18cm x 5cm.

Untuk mengikat batu bata merah menjadi sebuah dinding, material standar yang di gunakan adalah ayakan pasir dicampur semen. Namun ada di beberapa daerah tertentu yang di campur dengan gamping. Bahkan untuk bangunan-bangunan tempo dulu, untuk mengikat batu-bata di beri campuran ayakan semen bata merah. Yaitu semen yang terdiri dari hancuran batu bata merah yang di lembutkan. Tapi jarang sekali, hari ini yang menggunakan adonan dengan campuran batu bata merah tersebut. Selain banyak memakan biaya juga tidak berdampak signifikan yang banyak terhadap kekuatan sebuah bangunan.

Nilai Plus Penggunaan Material Batu Bata Merah

  1. Bentuknya yang mungil memberikan kemudahan dalam pemasangan serta pengangkutan
  2. Harga yang murah (relatif), karena tidak semua wilayah di Indonesia bisa menghasilkan untuk produksi batu bata merah. Sehingga di tempat tertentu sangat mahal menggunakan material batu bata merah.
  3. Untuk mengikatnya tidak memerlukan adoanan material khusus
  4. Bahan baku dinding menggunakan material batu bata merah sangat tahan api sehingga bagus untuk bahan bangunan.

Nilai Minus Penggunaan Material Batu Bata Merah

  1. Batu bata merah, karena memiliki ukuran yang kurang standar sehingga ketika di pasang kadang sulit untuk membuat rapi, kecuali jika Anda menemukan tenaga ahli yang betul-betul pandai dalam memasang batu bata merah.
  2. Ukurannya yang kurang standar, cenderung memberikan materi yang terbuang jadi banyak. Maksudnya seperti ini, dalam proses pemasangan dinding batu bata dalam satu meter persegi karena ukurannya kurang standar mau tidak mau akan membuang beberapa batu bata karena di potong-potong menjadi ukuran setengah atau tiga perempat. Dengan proses seperti ini menjadikan ada sisa material yang terbuang, tidak semua material batu bata terpakai.
  3. Dampak lain yang di timbulkan karena pemasangan batu bata merah yang cenderung kurang rapi, ketika dinding harus di plester, harus tebal. Sehingga secara tidak langsung menjadikan borosnya material semen dan pasir ketika di plester.
  4. Proses pengerjaan yang lebih lama ketika membuat dinding batu bata. Sebenarnya lama-tidaknya pengerjaan dalam mengikat dinding batu bata tergantung dari tukangnya. Jika tukang yang kita dapatkan betul-betul ahli serta profesional tidak mermerlukan waktu lama ketika memasang batu bata merah yang kita punya.

Nah, itulah beberapa ulasan tentang plus dan minus menggunakan material batu bata merah, untuk tulisan keistimewaan penggunaan batako serta batu hebel silahkan baca artikel kami berikutnya.