Perantau, Tahu Betul Rindu Akan Rumah Sendiri

Sponsored Links

Perantau, Tahu Betul Rindu Akan Rumah Sendiri

Perantau adalah mereka yang meninggalkan kampung halaman untuk mengadu nasib ke kota orang lain supaya mendapatkan penghidupan yang lebih baik. Para perantau ini di Indonesia banyak sekali bisa dijumpai di kota jakarta yang merupakan pusat ekonomi negara sehingga seperti gula dan para perantau itu adalah semutnya yang tak henti hentinya melakukan urbanisai missal. Satu yang selama ini menjadi ganjalan ketika merantau adalah kerinduan akan kampung halaman. Para perantau itu tahu betul bagaimana rasanya rindu akan rumah sendiri. mereka yang sadar pada akhirnya ketika merantau baru tahu bahwa perantauan tidak semanis yang dibayangkan kebanyakan ingin pulang ke rumah mereka di kampung. Namun mereka yang sukses membalut kerinduan itu dengan segenggam harapan bisa membuka usaha di rumah mereka sendiri nantinya di kampung. Hidup seorang perantauan di jakarta biasanya tergantung pada rumah dijual di Jakarta ataupun kontrakan yang tersedia di sekitar tempat mereka bekerja atau kuliah. Mereka memilih untuk tidak membeli rumah di jakarta karena selain belum cukup uang juga dikarenakan mereka beranggapan hanya akan sementara saja ada di kota jakarta tersebut.

Asiknya Rumah Sendiri (urbanindo.com)
Asiknya Rumah Sendiri (urbanindo.com)

Bagi para perantau, kerinduan biasanya datang di moment moment special seperti lebaran, natal, tahun baru ataupun ketika memperingati hari ulang tahun ibu atau ayah di rumah di kampung misalnya maka sedapat mungkin mereka mengumpulkan bekal untuk pulang ke kampung halaman tersebut.rindu akan rumah sendiri itu merupakan sebuah fenomena yang biasa dialami oleh seorang perantauan karena bagaimana tidak mereka menghabiskan masa kecil dan kenangan disana sehingga tidak akan secepat itu melupakan dengan tempat baru di kota jakarta tersebut sehingga yang namanya kenangannya itu senantiasa masih terngiang ngiang disana. Rumah yang di kampung sendiri sejelek apapun akan lebih berharga dibandingkan rumah istana yang ada di kota jakarta, tutur para perantau karena rumah di kampung sendiri tersebut bukan hanya sebuah hunian, akan tetapi lebih dari itu merupakan kenangan yang syarat sejarah keluarga mereka sehingga lebih berharga dari rumah jenis apapun.