Penggunaan Material Rumah Dengan Hemat Tetapi Memberikan Kesan Elegan

Sponsored Links

Membangun rumah hari ini biayanya memang tidak murah. Selain harga material yang sudah melambung tinggi, harga tanah pun juga tidak kalah sengit mahalnya. Dengan kondisi seperti inilah kita harus pandai-pandai mensiasati mahalnya harga material yang mahal tersebut. Berikut ini akan kami bahas mengenai tips dan trik mensiasati harga material yang mahal namun dengan penggunaan yang optimal akan memberikan kesan rumah elagan serta cantik.

  1. Gunakan Material Lokal Untuk Menghemat Biaya Kirim

Material yang yang mahal biasanya di pengaruhi oleh faktor biaya untuk pengiriman. Material yang aslinya murah karena termakan ongkos kirim yang mahal berdampak pada mahalnya material tersebut.

Kayu jati yang murah di wilayah Bojonegoro misalnya akan menjadi mahal jika Anda membelinya dari Surabaya. Apalagi, jika harga jatinya di Bojonegor saja sudah mahal tentu di Surabaya akan lebih mahal.

Jadi salah satu trik untuk mengakali agar material yang akan kita gunakan murah usahakan menggunakan material di dekat-dekat wilayah kita berada. Kecuali memang material tersebut harus di datangkan dari wilayah tertentu, ceritanya akan lain.

Begitu pula untuk pemilihan material-material bangunan yang lain, jika misalnya material pasir bisa beli di toko bangunan di dalam kota kita, kenapa harus mencari jauh-jauh material pasir sampai jauh keluar kot,a jika kualitas dan harganya selisihnya tidak banyak. Namun lain cerita jika Anda harus menggunakan material pasir kelas satu dan pasir tersebut hanya ada diwilayah Jogjakarta seperti misalnya “Pasir Muntilan” tentu Anda harus mendatangkan pasir gunung Merapi kelas wahid tersebut ke daerah yang akan Anda bangun.

Intinya untuk menghemat material bangunan agar tidak over cost pastikan Anda menggunakan material lokal, dan jika Anda tidak menemuinya silahkan Anda mendatangkan dari luar kota dimana Anda berada. Atau untuk menghemat material bisa Anda datangkan dari luar kota dengan catatan, jatuhnya harga yanga harus Anda bayar lebih murah.

  1. Jika Mungkin Gunakan Bahan Bangunan Model “Recycle”

Apa itu bahan bangunan model recycle? Bahan bangunan recycle adalah material bangunan yang sudah bekas namun masih layak untuk Anda pakai atau Anda pergunakan sebagai bahan bangunan. Contoh material recycle yang sering dijual dengan harga miring adalah recycle kayu. Material kayu recycle jika Anda beruntung biasanya dijual belikan selesai ada proyek. Material kayu model seperti ini sebenarnya bukan barang gress sih namun bekas dan masih layak pakai.

Bahkan ada sebuah sebuah cerita inspirasi disalah satu harian Jawa Pos beberapa waktu yang lalu yaitu mengangkat tema: memanfaatkan bahan kayu recycle untuk renovasi rumah. Didalam artikel tersebut bercerita tentang eksotiknya sebuah rumah menggunakan material kayu bekas, dengan penataan yang yang di balut dengan nilai seni yang tinggi, kayu bekas tersebut digunakan untuk aksesoris dapur beserta perlengkapannya. Jika sepintas lalu diperhatikan bahan tersebut tidak nampak kalo bahan yang digunakan adalah kayu bekas, tetapi ketika dicermati ternyata material kayu bekas tetap memberikan kesan elegan, bahkan lebih dari itu, memberikan kesan mewah tanpa diduga-duga.

So, jika Anda memiliki daya kreatifitas yang tinggi tentu menggunakan material kayu bekas ini merupakan sebuah solusi ditengah mahalnya harga material kayu yang masih baru. Ada sebuah cerita unik di kawasan Jakarta, sebuah rumah unik dengan model klasik dibangun menggunakan semua material full kayu jati bekas bongkaran rumah. Justru karena material kayu jati ini dulunya memiliki kualitas nomor satu, tentu walaupun kayunya bekas tetapi ketika dipergunakan untuk membuat rumah tetap memberikan nilai keindahan yang sangat tinggi.

Kesimpulannya untuk menggunakan material bangunan bahan kayu, Anda tidak harus menggunakan material kayu yang baru, tetapi bisa diakali dengan menggunakan bahan “kayu recycle” yaitu memilih kayu bekas namun masih layak di pakai.

Trus, belinya di mana bahan material kayu bekas tersebut?

Biasanya kayu bekas tersebut di jual di tempat pelelangan-pelelangan kayu. Atau jika Anda jeli Anda bisa membeli material kayu recycle ini di tempat-tempat bekas proyek, entah itu bekas proyek pembangunan rumah yang bersekala besar atau cuman developer kecil-kecilan. Biasanya ada kok, jika Anda rajin mencarinya.

Desain Interior Rumah Dengan Gaya Gebyok

  1. Manfaatkan Bahan Keramik Bekas Dengan Sentuhan Seni Kelas Wahid, Untuk Menghasilkan Karya Kelas Wahid

Siapa bilang keramik bekas tidak bisa di sulap menjadi lantai elok nan elagan? Dengan sentuhan seni kelas tinggi walaupun material rumah yang Anda beli menggunakan bahan keramik bekas, akan melahirkan sebuah karya rumah top markotop dengan bahan material yang murah tetapi menghasilkan lantai keramik kelas wahid. Celah inilah yang harus Anda baca ketika melihat mahalnya harga-harga material rumah, barang bekaspun jika Anda jeli memanfaatkannya tentu tetap akan memberikan nilai plus bagi rumah Anda.

Saat ini sudah banyak toko bangunan yang menyediakan material keramik bekas tersebut untuk di jual ulang. Jika Anda telaten dan cermat di dalam bereksplorasi mencari bahan-bahan keramik seken tersebut, tentu akan mendapatkan bahan keramik yang masih bagus dan dengan harga miring pula. Jika Anda, mendapatkan bahan keramik model ini, tinggal PR Anda mencari tukang bangunan yang ahli di dalam memasang keramik tersebut untuk dijadikan karya seni yang mahal serta elegan untuk rumah Anda.

  1. Untuk Keeksotikan Dinding Gunakan Acian Ekspose Untuk Penghematan Material Cat dan Semen

Satu lagi material bangunan yang bisa di hemat adalah dengan mengakali penggunaan dinding yang seharusnya disemen plester plus cat, tetapi bisa dikondisikan dengan menggunakan acian setangah jadi yaitu menggunakan acian ekspose. Apa itu acian ekspose? Acian ekspose adalah membiarkan dinding dengan acian setengah jadi. Maksudnya, ketika kita selesai memasang dinding untuk tembok batu bata, tidak perlu di haluskan dengan diplester namun cukup di biarkan dengan mengekspose (adukan semen setangah jadi) dinding semen tersebut. So, dengan teknik ini secara tidak langsung akan menghemat penggunaan cat dan material semen untuk plester. Karena dinding dibiarkan indah dan alami dengan bentuk aslinya, sehingga untuk jangka panjangpun dinding tidak perlu dicat, namun hanya perlu dibersihkan untuk perawatan saja.

Teknik ekspose ini selain untuk penghematan dari segi biaya, tetapi dengan teknik ini rumah Anda akan terasa elegan. Karena teknik ini termasuk jarang dipakai di masyarakat kita ketika membangun rumah. Sehingga jika Anda menggunakan teknik ekspose untuk rumah Anda, secara tidak langsung akan memberikan kesan unik dan elegan bagi pemiliknya. Tenik murah, namun memberikan nilai keindahan yang luar biasa.

Nah, itulah inspirasi dari kami tentang bagaimana menghemat material agar terkesan mewah namun tanpa harus menggunakan biaya yang tinggi. Selain untuk mengakali harga-harga material bangunan yang terus melangit, tetapi penggunaan material ini juga untuk aspek keindahan serta elegansi sebuah bangunan.

Selamat Berinspirasi Dengan Penggunaan Material Hemat Namun Berkesan Elegan. Selamat Mencoba!