Mengamankan Aset Dalam Bentuk Investasi Properti

Sponsored Links

Mengamankan Aset Dalam Bentuk Investasi Properti

Anda ingin mengamankan asset Anda dari pengaruh inflasi yang cukup tinggi? Punya uang namun kuatir untuk menyusut nilai tukarnya? Punya uang di tabung di bank kebanyakan biaya adminitrasi?So, solusi yang paling sederhana untuk mengamankan uang adalah merubah uang yang Anda punya menjadi properti, seperti di wujudkan kedalam bentuk tanah, investasi rumah atau pekarangan. Intinya di belikan berbagai komoditi yang sejenis dengan properti, entah ruko, apartemen atau rumah kontrakan.

Dengan Anda mengalihkan posisi uang kedalam bentuk media investasi properti ini, berarti Anda secara tidak langsung mengamankan uang Anda dari gerusan inflasi, yang tiap tahun tidak tanggung-tanggung nilainya, rata-rata Indonesia 5 hingga 7 persen. Sebuah angka yang cukup mencengankan untuk nilai uang Anda. Semisal tahun kemarin dengan gaji Anda 3 juta rupiah perbulan sudah mampu untuk mencukupi kebutuhan belanja keluarga Anda, namun hari ini harus di tebus dengan angka senilai empat juta ruiah dengan barang yang sama. Itu adalah gambaran inflasi secara sederhana untuk mata uang kita. Jadi ketika Anda memiliki pemikiran untuk melakukan pengamanan asset, ya tentunya Anda memilih investasi proerti merupakan sebuah pilihan yang cukup tepat.

Mengamankan investasi properti
Mengamankan investasi properti

Jika ngomong soal investasi, sebetulnya tidak melulu harus di belikan tanah dan properti, Anda juga bisa membelikan emas batangan, membelikan dollar atau membelikan instrument investasi lainnya seperti saham dan deposito. Tetapi semuanya itu hanya mendatangkan keuntungan yang kurang optimal jika dibandingkan dengan investasi properti. Memang sih, tidak ada investasi yang 100 persen berjalan sempurna. Namun pilihan yang cukup menjanjikan untuk jangka menengah atau jangka panjang membeli properti masih sangat disarankan.

Nilai Plus Investasi properti.

Seperti kami tulis diatas bahwa semua instrument investasi memiliki nilai plus dan minus, begitu juga ketika Anda memilih untuk meletakkan sebagian uang Anda menjadi properti. Berikut ini kelebihan investasi properti jika di bandingkan dengan instrument investasi yang lain.

  1. Nilai jual investasi properti selalu mengalami kenaikan

Properti dari tahun ke tahun selalu mengalami kenaikan. Tidak pernah ada cerita, jika Anda membeli rumah di tahun ini misalnya seratus juta rupiah dan Anda menginginkan untuk menjual kembali tahun depan tetap seratus juta rupiah, tetapi cenderung selalu mengalami kenaikan. Memang mungkin ada kasus-kasus tertentu yang properti mengalami penurunan seperti dampak lumpur Lapindo di porong Sidoarjo Jawa Timur. Namun selebihnya itu, jarang sekali kasus ada harga tanah mengalami penurunan. Jikapun ada, misalnya memang terkena dampak bencana secara masal. Namun hamper bisa di pastikan rata-rata nilai jual properti tidak pernah mengalami penurunan. So, kesimpulan sederhananya adalah nilai jual investasi properti selalu mengalami kenaikan yang signifikan di bandingkan investasi emas atau lainnya.

  1. Properti cenderung tidak kena dampak inflasi

Inilah keistimewaan memiliki investasi properti. Jika Anda tahu begitu cepatnya nilai uang mengalami penurunan nilai tanpa di apa-apakan, pastinya segera memiliki tanah atau properti lainnya dalah sebuah pilihan yang wajib. Anda tahu sendirikan misalnya kita hari ini kita menyimpan uang senilai 100 juta rupiah di bank, apakah tahun depan nilai beli kita setara dengan tahun ini untuk beli BBM (bahan bakar minyak) tahun depan? Uang tunai cenderung sangat potensial tergerus inflasi, namun properti justru akan semakin naik ketika nilai uang semakin turun. Misalnya saja jika hari ini tanah yang Anda miliki semisal ukuran 72 meter persegi 150 juta rupiah, namun tahun depan dapat dipastikan tidak boleh dong dengan harga 200 juta rupiah. Sebuah kenaikan angak yang cukup fantastis untuk sebuah properti.

  1. Aman, secara penyimpanan. Walau terletak di tempat umum

Jika Anda memiliki tanah atau lahan kosong di tempat umum, cenderung lebih aman. Maksudnya disini, coba kita bandingkan dengan Anda investasi semisal 1 kilogram emas batangan. Tentu Anda tidak akan sembarangan menyimpan emas tersebut di rumah. Tentunya harus di simpan di safe deposit atau tempat lainnya yang lebih aman dari potensial di curia tau di rampok orang. Namun jika properti tanah tidak memiliki perilaku model penyimpanan yang ekstra. Asal memiliki legalitas yang jelas, properti Anda akan aman dari pihak-pihak yang ingin menyerobot properti Anda.

  1. Memiliki nilai produktifitas, semisal di sewakan atau dikontrakkan

Jika Anda memiliki properti semisal apartemen ataupun ruko, semuanya memiliki nilai bisnis. Jadi bisa Anda optimalisasi untuk menghasilkan uang yang baru. Sesuai dengan prinsip sederhana, untuk menghasilkan uang juga memerluakn uang itu sendiri. Jadi ketika Anda melakukan investasi properti berarti Anda melakukan uang untuk memancing uang yang baru. Semisal Anda belikan uang Anda dalam bentuk kontrakan secara tidak langsung Anda juga menikmati dari hasil kontrakan tersebut.Walaupun niat awal Anda membeli properti tersebut hanya untuk sekedar investasi.

  1. Bisa dijaminkan di bank sebagai anggunan

Ketika Anda memiliki investasi properti berupa tanah yang memiliki legalitas berupa sertifikat, SHM, SGU semuanya memiliki nilai jual atau nilai tawar untuk dijaminkan di bank untuk mendaptkan dana segar sebagai media investasi properti yang baru. Jika Anda memiliki sebidang tanah dan menginginkan membeli yang baru dengan di biayai oleh bank, berarti Anda bisa mengagunkan sertifikat rumah Anda untuk jaminan pinjaman uang. So, ini adalah untuk memutar uang menjadi uang yang baru. Jika Anda lihai dan pandai memutar uang tersebut bukan tidak mungkin Anda akan menjadi multi jutawan didalam jual beli properti hanya berangkat dengan modal satu properti.