Kredit Rumah Di Bank

Sponsored Links

Kredit Rumah Di Bank

Membangun rumah atau memiliki rumah idaman mungkin impian setiap orang, namun terkadang kita terkendala bagaimana dengan dananya. Mungkin kita terbentur dengan biaya-biaya yang akan dikeluarkan untuk rumah tersebut. Nah, di zaman yang serba orang bisa membeli sesuatu dengan melakukan kredit di bank ini, tentunya untuk membeli rumah bisa saj dilakukan dengan mengajukan kredit di bank. Ya, kalo Anda pernah tahu, istilah yang paling lazim adalah dengan KPR, Kredit Kepemilikan Rumah.

Pengembang juga biasanya juga tak kalah pintar, mereka juga pinter untuk melakukan kerja sama dengan bank. Jadi ketika mereka melakukan usaha di bidang developer perumahan berarti mereka mau tak mau harus bekerjasama dengan bank-bank yang menyediakan kredit untuk rumah. Disaat memasarkan produk-produk perumahan, biasanya memang sudah satu paket untuk membeli dengan menggunakan bank yang mana? Tinggal memilih bank yang mau membiayai KPR. Seterusnya, dengan iklim bisnis yang seperti ini berarti secara tidak langsung bank-bak pengucur KPR juga berlomba-lomba untuk menyalurkan dananya kedalam konsumsi perumahan.

Jika Anda berminat untuk mengajukan kredit rumah tentunya harus mempunyai beberapa persyaratan yang tentunya bisa untuk mengajukan kredit ke bank. Wajar dong, yang namanya pengucur dana, akan meminjami dana kepada Anda harus tahu profil Anda dulu, sehingga bank dengan tidak ragu-ragu meminjamkan uangnya kepada Anda. Satu hal pokok yang mesti dipunyai ketika meminjam kredit di bank salah satunya adalah mempunyai pendapatan tetap yang biasanya di tunjukkan dengan slip gaji, slip gajipun tidak cukup, namun harus dengan mempunyai gaji dengan angka tertentu sehingga bank mau menerima untuk engajuan kredit KPR perumahan.

Jika Andapun melakukan kredit perumahan setidaknya harus melakukan uang muka. Untuk uang muka (down payment) sebesar 30 persen dari totoal kredit yang harus Anda bayar. Ini adalah salah satu kebijakan perkreditan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia di tahun 2014. Jadi setidak-tidaknya Anda harus sudah punya dana sebesar 30 persen dari calon harga yang Anda incar untuk perumahan tersebut. Ketika DP Anda cukup besar berarti juga akan mempengaruhi jumlah kredit yang akan Anda bayar di kemudian hari.

Kredit KPR Bank
Kredit KPR Bank

Cara Mudah Untuk Mengajukan Kredit KPR

Untuk mengajukan kredit ke bank, wajar dong bank sebagai calon pemberi pinjaman harus teliti dan waspada kepada Anda untuk mengucurkan pinjaman. Jadi sebetulnya pinjam uang ke bank untuk kredit ini mudah-mudah saja asal tahu cara-caranya. Memang sih kadang bank meminta persyaratan yang cukup aneh-aneh terutama untuk urusna dokumen-dokumen pendukung, namun itu adalah salah satu prosedur yang harus dilalui oleh bank ketika hendak mengeluarkan dana untuk kredit. So, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar kredit Anda mudah disetujui.

  1. Jangan Ajukan Hanya Pada Satu Bank

Kredit di bank, ya salah satu caranya adalah jangan pernah mengajukan kredit di bank hanya kepada satu bank saja. Idealnya Anda submit berkas kepada beberapa bank. Kenapa ini perlu? Karena kadang suku bunga bank satu dengan bank lain ketika melakukan penjualan (jika itu istilah orang dagang) tidak sama antara bank satu dengan yang lain, meskipun kebijakan yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia selaku pengontrol suku bunga adalah sama. Jadi tips ini selain bertujuan agar pengajuan kita di setujui, tentu juga bermanfaat untuk membedakan bank mana yang paling cepat menerima kredit Anda.

  1. Gunakan Jangka Kredit Yang Lebih Panjang

Ketika Anda mempunyai kemampuan bayar yang pas-pasan alias untuk harga yang Anda inginkan, tentunya silahkan memilih opsi pembayaran jangka waktu kredit yang lebih panjang ketimbang Anda harus memaksakan diri dengan pinjaman yang pendek namun Anda keteteran untuk membayar angsuran ke bank tersebut. Idealnya adalah 30 persen dari pendapatan Anda adalah kredit yang wajar Anda pilih. Ketika Anda memilih untuk mengajukan kredit lebih dari 30 persen, maka keuangan Anda akan kacau. Sehingga untuk jangka panjang akan memberatkan diri Anda didalam membayar angsuran tersebut, alih-alih untuk jangka panjang kredit Anda tidak akan seimbang dengan pendapatan Anda.

  1. Untuk Anda Yang Karyawan Jangan Ambil Duit Gaji Untuk Belanja Dulu, Tapi Bayarlah Kredit KPR Anda duluan

Jika Anda seorang karyawan, pastikan Anda mendahulukan kredit untuk rumah Anda duluan. Kenapa? Karena ketika Anda tidak mendahulukan pembayaran kredit ke bank, bisa jadi Anda kelupaan atau Anda terlena dengan uang yang Anda punya sehingga kewajiban membayar angsuran jadi lupa. Jika Anda sering lupa untuk membayar angsuran ke bank, bisa mengajukan sistem auto debet ke rekening bank yang Anda punya. Jadi pihak bank di berikan kuasa untuk mendebet saldo rekening Anda, ketika jatuh tempo waktu bayar Anda.

  1. Jika Anda Seorang Pedagang Atau Pengusaha Jangan Buang Struk-Struk Hasil Belanja Usaha Anda

Jika Anda seorang pedagang, seorang pengusaha, seorang wiraswasta pastikan Anda tetap menyimpan struk-struk atau nota-nota pembelian Anda. Jadi data-data ini bisa jadi diperlukan untuk memberikan kepercayaan kepada bank ketika melakukan survei ke rumah atau lokasi Anda. Bukti-bukti ini penting untuk memberikan data yang akurat bahwa uang milik Anda adalah uang berputar. Atau memberikan bukti bahwa Anda mempunyai usaha yang sedang berjalan atau berkembang.

  1. Untuk Memberikan Kepercayaan di Bank, Pastikan Anda Rajin Membayar Angsurannya

Ketika Anda sudah dipercaya oleh bank untuk di beri kredit, berarti sudah sewajarnya Anda membayar kewajiban Anda dengan rutin serta teratur. Kenapa? Inilah yang kadang kita sering lupa, setelah mendapatkan kredit, kita lupa akan kewajiban kita untuk mengembalikan setiap bulan dari cicilan Anda.

Itulahtulisan sederhana dari penulis, bagaimana melakukan kredit rumah di bank. Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi Anda. Jangan lupa untuk di share ya!