Kehebatan Desain Rumah Traditional Jawa Dalam Filsafat

Sponsored Links

Rumah traditonal Jawa, ya rumah yang cukup elegan serta eksotik ketika masa lampau dalam membangun rumah. Jika kita bandingkan dengan model dan desain rumah masa kini, rumah dengan gaya desain yang khas merupakan rumah yang penuh dengan makna kearifan serta mempunyai filsafat yang tinggi. Rumah orang Jawa bukan sekedar rumah biasa, namun penuh makna dalam aplikasi kehidupan sehari-hari. Rumah yang di bangun bukan sekedar membangun rumah, namun ada unsur seni, pelajaraan kehidupan di dalamnya. Unik dan menarik bukan?

Melihat cara simpel dan sederhana ketika sebelum membangun rumah orang-orang Jawa. Mereka selalu mengadakan ritual-ritual doa, entah dengan cara yang sederhana atau dengan cara agak komplek. Ini salah satu unsur yang tidak bisa ditinggalkan ketika melihat makna yang terkandung dalam unsur-unsur rumah traditional Jawa. Memang sih didalam agama juga sudah diajarkan bagaimana berdoa, namun belum ada spesifikasi khusus sebelum membangun rumah. Nah, untuk orang-orang Jawa tempo dulu selalu menggunakan acara semacam syukuran atau duduk tanah (mencangkul tanah untuk pondasi). Jadi bukan sekedar membangun rumah, sebelum start sudah langsung start saja, tetapi ada acara-acara religi khusus yang menyertainya.

Desain Rumah Joglo dan Filosofinya
Desain Rumah Joglo dan Filosofinya

Rumah traditional Jawa, Bagian Serta Fungsinya

Model serta desain rumah traditional Jawa sangat bervariasi, tergantung model serta denahnya. Namun untuk mengenali rumah traditional ala Jawa ini sudah ada semacam pakem (aturan baku) dalam membangi ruangan-ruangan untuk rumah. Inilah sekat-sekat yang dimiliki oleh orang-orang Jawa dalam membangun rumah.

  1. Pendhopo atau Teras

Pendopo atau biasa dikenal dengan nama teras. Ya, rumah manapun di dunia ini rata-rata mempunyai teras, tetapi rumah traditional Jawa mempunyai teras yang biasa di sebut dengan Pendhopo.Jika ngomong soal pendopo tentu akan ada image yang bermacam-macam. Jika ngomong pendopo Kabupaten berarti pendopo yang cukup luas yang biasa ada di Kabupaten. Jika ngomong pendopo rumah, ya biasa memang ada semacam teras yang dibangun untuk rumah. Pendopo secara sederhana mempunyai fungsi untuk menerima tamu, untuk ruang sekedar santai, ruang untuk kumpulan, pertemuan. Cukup unik menarik, ketika mencermati bangunan pendopo ini. Karena biasanya ruangan ini selalu terbuka, tanpa dinding penyekat. Fungsi dan gunanya adalah untuk media keakraban, serta tanpa aling-aling (pembatas) yang mencerminkan suatu filosofi untuk keterbukaan dengan siapa saja ketika mengadakan rapat, musyawarah desa dan seterusnya. Memang pendopo biasa di mafaatkan untuk mengadakan pertemuan, yang filosofi sejatinya adalah keterbukaan.

  1. Pringgitan

Pringgitan adalah tempat yang bermakna wayang. Jadi jika zaman dulu orang-orang Jawa sering mengadakan pertunjukan wayang di ruang ini. Karena ruang ini lebih dimanfaatkan untuk menonton wayang, mengadakan pertunjukan wayang, maka lebih dikenal dengan sebutan Pringgitan. Desain rumah traditional Jawa ini untuk saat ini mungkin sudah jarang ada. Namun yang jelas itu adalah satu satu filosofi ruangan yang dimiliki oleh desain rumah bergaya klasik ini.

  1. Dalem Ageng

Dalem Ageng, ruang yang berbentuk bersegi dan tertutup dinding dari sisi-sisi ruang tersebut. Ruang ini salah satu ruang yang penting dalam rumah Jawa Traditional. Disisi kamar ini ada ruang dengan 3 kamar. Kamar yang berada di sebelah kiri untuk kamar tidur keluarga laki-laki dan yang samping kanan untuk anggota keluarga perempuan.

  1. Krobongan

Ruang yang dinakamkan krobongan adalah ruang istimewa untuk menyimpan benda-benda yang istimewa oleh orang Jawa. Jika dulu ada keris, pusaka-pusaka bermagis, semua biasa disimpan diruang ini. Krobongan jika melihat filosofi zaman dulu juga untuk berfungsi pada pemujaan Dewi Sri, jika seorang petani. Dan filosofi keagamaan lainnya.

Krobongan adalah kamar yang selalau kosong, tidak di gunakan untuk tidur layakanya kamr yang lain. Ini digunakan hanya sebagai simbol untuk kamar yang berfungsi sedikit lebih keramat. Biasanya juga dilengkapi dengan patung dengan simbol pengantin Jawa, yang berfungsi untuk simbol keharmonisan rumah tangga.

  1. Pawon atau Gandhok

Pawon atau biasa disebut dapur adalah ruang yang paling belakang yang berfungsi sebagai dapur serta ruang aktfitas lainnya dibelakang seperti kamar mandi. Jadi ruang ini juga termasuk ruang pribadi yang bersifat sakral. Jika ada orang Jawa yang mempunyai leleuhur yang berkaitan dengan orang Cina tempo dulu, berarti ada ruang abu, yaitu untuk menghormati leluhur masa lalu.

Rumah traditional Jawa Joglo mempunyai keistimewaan yang kaya dengan filosofi-filosofi kegamaan. Jadi semua ruang mempunyai fungsi dan penggunaan yang jelas. Bukan seperti rumah modern sekarang yang satu ruang bisa berfungsi menjadi ruang-ruang yang lain, campur baur tak tentu penggunaan dan fungsi utama.