Cara Memilih Tekstur Rumah

Sponsored Links

Cara Memilih Tekstur Rumah

Tekstur merupakan salah satu elemen desain yang terpenting disamping warna, bentuk dan corak. Tekstur memberikan sensasi pada indra manusia. Sebuah ruangan yang kaya akan tekstur terlihat lebih santai serta hangat dimata kita. Tekstur dapat di padu padan mulai dari tekstur yang halus seperti pada kain bantal hingga ke yang lebih kasar tampilanya seperti pada aplikasi semen aksen pada dinding. Permainan dan kontras diantaranya dapt membentuk keserasian dan sensasi yang menyegarkan. Pada penataan ruang tamu ini, kombinasi dan eksplorasi antara tekstur dari kap lampu, karpet hingga ke kursi rotan memberikan kesan ruang yang hangat. Kayu jenis white oak dengan penyelasian pori-pori yang terbuka yang digunakan sebagai material utama pada ruangan ini memberikan tampilan yang eksotis melalui alur serat-seratnya yang tajam dan unik. Bahan alami seperti anyaman kulit menyajikan sentuhan gaya etnis yang apik pada nuansa keseluruhan. Seluruh elemen bernuansa kontemporer ini kemudian dipercantik dengan pendar sina yang manis dari lampu bermaterial resin dengan motif Ramayana prada emas pada permukaannya. Lampu gantung ini menjadi pusat perhatian yang dramatis pada ruangan ini.

Kombinasi serta ekplorasi dari beberapa tekstur yang berbeda adalah cara yang mudah mewujudkan ruangan yang sifatnya lebih kasual. Tekstur dapat dipadu padankan sehingga terjadi kontras namun tetap harmonis tampilanya. Hasil akhirnya adalah ruangan yang selaras, ramah dan hangat.

Sebagai gambaran lain tentang tekstur Anda dapat memadukan warna aksen tua sebagai point of interestnya serta menggunakan warna yang komplementer untuk melengkapi aksesoris ruangan. Dampaknya warna komplementer tersebut tidak mendominasi ruangan namun mempercantik ruang. Misalkan bisa di kondisikan dengan mengantungkan sebuah lukisan buah-buahan di dalam keranjang dengan warna yang mencolok.

Catatatan penting untuk menghindari warna yang tidak padu adalah hindari menggunakan warna komplementer ungu yang dipadukan dengan warna kuning bersandingan dengan warna merah pada bidang sebuah dinding yang lebar dan luas.

Hati-hati menggunakan warna kontras pada dinding, karena dengan tangkapan mata yang kontras berdampak pada seakan-akan sempitnya sebuah ruangan. Ada efek lainya yaitu memberikan kesan warna yang tabrakan sehingga mengesankan tidak balance atau seimbang.

Tekstur Untuk Dinding Rumah
Tekstur Untuk Dinding Rumah

Cara Memilih Tekstur Rumah Minimalis

Memilih tekstur rumah minimalis memang gampang-gampang susah, perlu kecermatan serta ketelitian dalam menentukannya. Dengan ruang yang mungil harus memastikan warna dan teksturnya padu alias nyambung.

Sebuah tekstur yang kurang tepat akan berkesan menusuk, kontras, kesan tidak tenang, kesan berantakan. Jika sudah demikian akan kurang nikmat untuk dinikmati bagi penikmatnya.

Tekstur yang halus serta mengkilat dapat merefleksikan kembali sinar yang jatuh pada permukaan bidang tersebut. Dan sebaliknya tekstur yang kasar dan berwarna gelap akan menyerap warna yang di tangkapnya.

Adapun tips untuk memberikan kesan terang gunakan warna pastel atau warna netral. Kalau Anda menginginkan kesan gelap silahkan menggunakan warna-warna buram tapi netral yaitu warna hitam.

Jika Anda ingin memadukan keduanya antara sisi terang dan gelap silahkan warna yang beraksen kalem atau lembut sehingga jika dipadukan tekstur tersebut tidak akan berkesan bertabarakan. Tapi akan padu alias menyambung.

Itulah Tips bagaimana menentukan tekstur yang indah untuk pelengkap wallpaper rumah yang elegan bagi ruang bangunan kesayangan Anda. Selamat mencoba dan berimajinasi tentang tekstur yang terbaik bagi rumah minimalis Anda!