Cara Sedehana Merawat Soft Furnishing (Aksesori Furniture Berbahan Serat)

Sponsored Links

Mempunyai peralatan yang besifat soft furnishing (elemen berupa penyelesaian interior berupa material halus yang biasanya terbuat dari serat) baik itu yang berharga jutaan rupiah atau yang sederhana saja mutlak diperlukan sebuah perawatan yang kontinyu. Kenapa? Agar awet dong tentunya! Pembersihan secara rutin dan berkala merupakan salah satu langkah mudah serta efektif yang menghindarkan Anda dari pemborosan karena sering berganti soft furnishing) . Berikut ini kami berikan beberapa tips dan triks merawat material soft furnishing:

  1. Semua jenis material soft furnishing dari kain atau tekstil memiliki dasar perawatan yang sama, yaitu harus dibersihkan dengan vacuum cleaner sesering mungkin (terutama untuk jenis soft furnishing yang sering dipakai). Sesekali cucilah basah atau gunakan metode cuci kering untuk soft furnishing yang Anda miliki.
  2. Jauhkan jenis material soft furnishing  seperti karpet wol dari sinar matahari langsung supaya warnanya tidak cepat pudar. Selain itu, sebisa mungkin hindarkan karpet wol dari tumpahan noda membandel, sebab noda tersebut cukup sulit di bersihkan.Contoh Soft Furnishing
  3. Dibandingkan karpet wol. Karpet berbahan sintesis, nilon, polister, polipropilen, serta akrilik lebih tahan lama. Bahan ini mudah dibersihkan daripada wol, sebab tidak mudah menyerap cairan. Jika menggunakan karpet jenis ini, Anda tidak perlu mengkhawatirkan serangan rayap.
  4. Karpet berbahan polister serta akrilik sangat dikenal sebagai material yang tahan sinar ultra violet yang menjadikan rusaknya warna. Tapi bahan wol dan nilon mudah pudar jika terkena sinar matahari terus menerus.
  5. Biasakan untuk mengubah letak posisi karpet agar beban yang diterima karpet merata, tidak hanya pada salah satu sisi saja. Sisi yang biasanya terkena sinar matahari pun ada baiknya diganti ganti atau dipindah-pindah posisinya agar tidak terlihat kusam pada bagia yang terkena sinar matahari saja.
  6. Untuk membersihkan karpet gunakan vacuum cleaner dan sesekali gunakan dengan shampo atau sejenis dry clean untuk mencucinya.
  7. Jika Anda mempunyai material soft furnishing berbahan alami seperti sisal atau enceng gondok, usahan untuk meletakkan di area yang betul-betul kering. Kondisi yang lembab menjadikan bahan-bahan tersebut cepat membusuk atau usang karena kena dampak lembabnya tempat tersebut.
  8. Untuk pembersihan pada material soft furnishing yang menggunakan serat alami, gunakan cara di vacuum pada kedua sisi karpet serta lantai dimana karpet tersebut diletakkan.
  9. Bersihkan pelapis yang terbuat dari bahan material tekstil baik di kursi, sofa, kepala tempat tidur, menggunakan vacuum cleaner satu minggu satu kali.
  10. Untuk pembersihan berkala tahunan bersihkan secara total menggunakan cuci basah dengan shampo dan air. Jika Anda terlalu sibuk atau khawatir hasilnya kurang maksimal, gunakan jasa profesioanal untuk membersihkannya, mencucinya.
  11. Untuk soft furnishing  berbahan dari kulit jangan dibersihkan seperti seringnya material tekstil. Bersihkan debu yang melekat, kemudian beri wax atau polish khusus untuk kulit. Anda perlu menunggu sampai kering betul sebelum Anda menggunakannya lagi.
  12. Untuk pembersihan bahan soft furnishing berbahan kulit sebenarnya Anda bisa menggunakan air. Tapi yang perlu diingat adalah tunggu sampai betul-betul kering, setalah di cuci langsung dikeringkan dong! Agar tidak merusak bahan kulit tersebut.
  13. Jangan Lupa! Bahan kulit yang terkena sinar matahari secara terus menerus akan membuat pelapis kulit pecah-pecah.
  14. Untuk membersihkan debu-debu pada jenis kap lampu gunakan setelan vacuum cleaner dengan kekuatan rendah/low.
  15. Jika kap lampu sudah terlalu kotor, Anda bisa mencucinya demi kemudahan dalam proses pembersihan.

Itulah Tips dan Triks dari kami, bagaimana merawat dan mencuci bahan material berbahan soft furnishing, semoga membantu Anda dalam merawat furniture kesayangan Anda.