Cara Mengajukan KPR Syariah di Indonesia

Sponsored Links

Cara mengajukan KPR Syariah di Indonesia – Kini banyak KPR yang gencar dipromosikan oleh BANK Syariah. Proses pengajuan KPR Bank Syariah sama saja dengan proses pengajuan di BANK standar pada umumnya. Mulai dari proses jaminan, dokumentasi serta evaluasi pembiayaan semuanya sama. Namun yang membedakan adalah tingkat suku bunga dan bentuk akad awal.  Pada BANK Syariah akad yang berlaku adalah akad murabahah (KPR BANK Syariah). Sistemnya yaitu BANK akan membeli rumah yang ingin dibeli konsumen, lalu konsumen bisa mencicil pembayaran per bulan kepada BANK tersebut. Harga jual dari rumah ditentukan dari harga jual rumah itu kemudian ditambah margin, di mana marginnya sudah ditentukan oleh BANK, lalu totalnya dicicil oleh konsumen sesuai waktu di dalam perjanjian.

Persyaratan pengambilan KPR Syariah

Berikut diambil contoh KPR Syariah Mandiri yaitu.

Ketentuan:

  • Pembiayaan BANK maksimal 90% harga developer pada rumah baru
  • Pembiayaan BANK maksimal 80% harga pasar wajar atau harga taksasi pada rumah second
  • Cicilan tetap hingga akhir pembiayaan

Dokumen yang dibutuhkan:

  • Aplikasi permohonan lengkap
  • Slip gaji asli
  • Fotocopy KTP pasangan dan nasabah
  • Fotocopy KTP surat nikah dan KK
  • Fotocopy SK pengangkatan untuk pegawai tetap
  • Surat persetujuan dari suami atau istri
  • Fotocopy rekening giro 3 bulan terakhir
  • Fotocopy NPWP (Untuk pembiayaan > 50 juta)
  • Fotocopy kartu id pegawai kalau ada
  • Copy SPT dan SSP
  • Copy ijin praktek atau ijin usaha
  • Fotocopy laporan keuangan dua tahun terakhir
  • Fotocopy KTP komisaris dan direksi bisa juga pengawas dan pengurus
  • Untuk renovasi, rencana anggaran biaya (RAB Bangunan)
  • Copy SKBRI atau surat keterangan WNI juga ganti nama untuk warga keturunan

Sementara Untuk KPR Rumah Second Ada Syarat Tambahan, Yaitu:

  • Copy IMB
  • Copy sertifikat tanah
  • Surat penawaran penjual
  • PBB (Tahun terakhir)

Cara pengajuan KPR Syariah di Indonesia

Setelah dokumen-dokumen di atas lengkap, selanjutnya Anda hanya perlu menyerahkannya ke BANK, dan kemudian mengikuti prosedur mereka. Biasanya masih dalam pengurusan dokumen dan juga tanda tangan dokumen yang diperlukan.

KPR Perumahan
KPR Perumahan

Dengan menggunakan KPR Syariah, Anda akan mendapatkan keuntungan:

Lebih pasti, di mana pembiayaan kepemilikan rumah BANK Syariah sudah pasti dikarenakan angsuran atau cicilan yang Anda bayarkan per bulannya tidak akan berubah. Walaupun ada perubahan sistem ekonomi yang membuat perubahan pada suku bunga KPR, jumlah angsuran yang dibayarkan tetap sesuai perjanjian awal.

Tidak terdapat biaya penalti. Jika Anda ingin melunasi semua hutang Anda waktu sebelum masa kontrak dari KPR selesai, Anda tidak terkena biaya penalti dikarenakan harga KPR telah ditetapkan di awal. Jika Anda tidak mampu mempercepat waktu untuk melunasi hutang sesuai kesepakatan, BANK Syariah akan mengurangi margin keuntungannya. Penalti layaknya BANK konvensional tidak ada.

BANK Syariah rata-rata menawarkan proses cepat. Jika Anda dapat menelusuri orang-orang yang telah mengajukan KPR di BANK Syariah tersebut. Anda bisa coba bertanya kepada mereka berapa lamakah waktu yang dibutuhkan hingga proses KPR selesai.

Berbeda BANK Syariah akan berbeda pula fasilitasnya. Contoh fasilitas yaitu tersedianya asuransi rumah. Anda perlu menanyakan perihal ini pada saat pertama kali pengajuan KPR di BANK Syariah tersebut. Anda bisa mengambil KPR di BANK Syariah yang fasilitasnya paling cocok dengan Anda.

Sekian informasi mengenai cara mengajukan KPR Syariah di Indonesia, semoga bermanfaat.