Cara Mengajukan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) Agar Mudah di Approve oleh Bank

Sponsored Links

Cara Mengajukan KPR

Memiliki Rumah Idaman! Wow, itulah sesuatu yang mungkin selalu dimimpikan dan cita-citakan sebagian orang. Namun apa mau dikata kata orang Jawa “ati karep bondo cupet”  (Hati sangat mengharap namun harta masih minim/cekak). Namun namanya sebuah mimpi mesti di wujudkan, apapun caranya, gak peduli utang bank, hutang saudara bahkan minta mertua yang penting memiliki Rumah, betul gak para pembaca? Walaupun harus ngutang ke Bank anne lakonin dech yang penting bisa beli rumah. Namun Apakah sebuah hal yang sederhana untuk mengajukan kredit sehingga langgsung di approve/disetujui oleh bank. Eits, nanti dulu! Mengajukan kredit ke bank tidaklah mudah dan sederhana, perlu bebrapa persyaratan dan proses yang harus dilalui. Berikut ini kami berikan beberapa tips untuk menjadikan kredit KPR Anda mudah untuk disetujui bank.

Tips Mengajukan KPR di Bank

Untuk mengajukan kredit  KPR perumahan tentunya ada syarat-syarat yang harus dipenuhi, sehingga kredit KPR kita di setujui oleh bank. Berikut ini beberapa tips yang wajib Anda perhatikan ketika hendak mengajukan kredit rumah untuk bank

  1. Perhatikan Kelengkapan Dokumen/Legalitas Dalam Pengajuan Kredit

Mau Ngutang penuh dengan persyaratan? Kok Ribet? Ya tentu dong! Mana ada bank mau rugi? He.he Maka salah satu kebijakan yang paling sederhana adalah dokumen-dokumen dasar yang diperlukan untuk pengajuan kredit. Dokumen tersebut salah satunya adalah berkaitan dengan kesehatan finansial Anda. Mana, mau dong bank mengucurkan dana jika kondisi keuangan Anda tidak sehat. Bank tentunya akan sangat selektif untuk urusan ini. Saran dari infobisnisproperti.com jangan sekali-kali memanipulasi data keuangan Anda. Kondisi kurang sehat Anda paksakan seakan-akan Anda mampu dan sehat dalam cash flow keuangan Anda. Bom waktu akan menanti Anda jika Anda melakukan hal ini, karena meminjam uang di bank setidaknya 5 sampai 20 tahun. Jika kondisi Anda kurang sehat maka akan porak poranda sistem keuangan Anda, ujung-ujungnya  Anda tidak jadi melunasi hutang Anda namun akan malah menjadi tutup lubang gali lubang.

Salah satu syarat mutlak dan penting untuk mengajukan kredit adalah Rekening Koran. Bank akan membaca setiap statement transaksi keuangan Anda melalui Rekening Koran ini dan mengambil keputusan layakkah Anda mendapatkan kredit atau tidak. Selain faktor-faktor penunjang lainnya seperti Jaminan Kredit, Usia Anda ketika mengajukan Kredit, jumlah tanggungan Anda.

  1. Berikan Nilai Plus di Dalam Performa Keuangan Anda

Untuk mengajukan kredit KPR, syarat mutlak berikutnya adalah performa keuangan adalah wajib dan mutlak bagi Anda sebagai salah satu syarat untuk mengajukan kredit KPR di bank. Jika Anda pernah bermasalah dengan salah satu bank dalam hal kredit maka nama Anda sudah tercatat secara online di seluruh bank manapun kalau Anda pernah di blacklist (alias masuk daftar hitam di bank). Ada salah satu cerita seorang kawan pernah bermasalah dengan kartu kredit beberapa tahun yang lalu. Kemudian di tahun ini dia mengajukan kredit KPR di salah satu bank pemerintah, ternyata urusan kartu kredit tersebut mengganjal dia untuk di approve pengajuan kreditnya. So,  jangan pernah bermain-main dengan track record performa Anda dengan bank, sekali cacat akan berdampak kurang baik seumur hidup di dalam penilaian kondisi keuangan Anda. Sebagai catatan tambahan misalkan Anda pernah tercatat pernah mengeluarkan Giro Blank alias Bodong, ketika melakukan pembayaran sebanyak 3 kali transaksi Andapun sudah masuk daftar hitam catatan Bank Indonesia (BI).

  1. Ukur Kemampuan Pembayaran Anda

Seorang kreditur yang bijak adalah bisa mengukur sejauh mana kemampuan daya bayar cicilan kreditnya di bank, bukan memaksakan jauh diluar kemampuan. Kenapa mesti mengukur kemampuan? Ya, jelas tho! Namanya pinjam ya mesti mengembalikan, dan namanya pinjam juga tidak ada yang gratis, semuanya bayar. Jadi jika Anda pinjam di bank diluar kemampuan bayar Anda, maka akan berakibat fatal terhadap cara pembayaran Anda. Anda akan mundur alias menungak dalam pembayaran nantinya. Tentunya sangat tidak nyaman jika sampai terjadi seperti ini. Jika Anda terlambat tentu Anda akan di kenai biaya pinalti yang justru akan memberatkan Anda. Bukanya untung tapi malah buntung. So, bijak-bijaklah dalam memutuskan berapa jumlah kemampuan daya bayar Anda setiap bulanya ketika mengambil cicilan rumah.

Sebagai ilustarsi kredit, saat ini Bank Indonesia sebagai regulator kebijakan kredit KPR di Indonesia mensyaratkan DP (Down Payment) sejumlah 30% dari total kredit Anda. Bank tidak membiayai uang muka sejumlah 30% tersebut, tapi itu adalah kewajiban Anda sebagai calon kreditur. Misalkan harga rumah yang Anda Incar Rp.300 juta berati DPnya Rp90 juta. Jika Anda belum punya uang muka sejumlah Rp. 90 juta untuk DP sebaiknya Anda tunda dulu untuk mengajukan kredit. Jikapun Anda memaksakan tentu kredit Anda tidak akan di setujui dengan Bank. Kalau sudah seperti ini kecewa tentunya yang Anda dapatkan, untuk memiliki properti rumah idaman.

Satu hal lagi yang harus diperhatikan adalah Bank sebagai pemilik uang tentunya punya persyaratan tersendiri dalam menerima atau menolak permohonan kredit. Jumlah uang cicilan di tentukan oleh bank berdasarkan harga kredit KPR, uang muka, jangka waktu kredit serta rasio pendapatan rutin Anda. Besarnya uang cicilan yang harus Anda bayar setiap bulan tidak boleh lebih dari 40% dari jumlah pendapatan Anda. Rasio yang ditetapkan oleh bank biasanya berkisar antara 30-40%, artinya jumlah total kredit yang harus Anda bayar dalam satu bulan tidak boleh lebih dari 40%.

  1. Ajukan Kredit KPR Ke Berapa Bank Berbeda.

Namanya juga usaha bro! Untuk memastikan kredit KPR, ketika kita menebar jala jangan hanya cuman di satu tempat saja tapi perlu ke beberapa tempat. Sesuai pepatah semakin banyak menebar jaring maka akan semakin banyak pula kemungkinan untuk mendapatkan ikan. Pepatah inipun juga berlaku ketika kita mau mengajukan Kredit KPR perumahan. Trik ini diperlukan ketika lamanya proses administrasi menunggu apakah kredit kita diterima atau ditolak. Perlu plan berikutnya ketika pengajuan kredit kita ditolak ketika kita yakin prosedur dasar yang kita perlukan memenuhi persyaratan. Keuntungan lain dengan cara ini adalah kita bisa membandingkan plus minus antara bank satu dengan bank lainya di dalam memberikan kredit kepada calon nasabahnya. Bisa jadi ada selisih jumlah bunga yang harus kita bayarkan antar bank satu dengan bank lainya. So, semuanya juga tidak gratis Bro! Ketika Anda mengajukan beberapa kredit di sejumlah bank tentunya ada biaya yang harus Anda tanggung yaitu biaya survey (appraisal survey). Maka bijak-bijaklah dalam menentukan segala keputusan sebelum memilih bank pengucur dana, sebelum Anda menyesal di kemudia hari.

Kredit KPR untuk rumah
Kredit KPR untuk rumah
  1. Jaga Kepercayaan! Terutama Dalam hal Pembayaran Cicilan

Sebuah Pepatah Cina kuno mengatakan, “Sekali Anda tidak dipercaya satu kali maka selamanya Anda tidak akan dipercaya”. Wow! Sebuah pepatah yang perlu dipertimbangkan baik-baik. Adalah mahal sebuah harga kejujuran serta komitment. Sekali Anda melakukan pelanggaran keterlambatan pembayaran cicilan bulanan bisa jadi Anda akan di berikan catatan hitam oleh pihak bank. Tentunya pihak bank tersebut akan merekomendasikan kemana-mana kalau kita punya cataatn trak record yang kurang baik d bank manapun dalam soal pembayaran. So, bayarlah cicilan Anda tepat waktu serta jangan pernah menunggak pembayaran kredit apapun.

Itulah beberapa tips tentang  Cara Mengajukan KPR  (Kredit Kepemilikan Rumah) Agar Mudah di Approve  oleh Bank. Semoga Bermanfaat! Jika ada kekurangan di dalam tulisan ini silahkan tuliskan koment di bawah, kami akan menerima dengan senang hati masukan-masukan Anda.