Cara Kredit Rumah di Bank

Sponsored Links

Cara Kredit Rumah di Bank

Memimpikan untuk mempunyai rumah saat ini adalah wajar dan menjadi kebutuhan wanjib manusia. Ini adalah termasuk kebutuhan manusia dalam melengkapai papan. Yach, mempunyai rumah kini menjadi hal yang cukup sulit ketika harga rumah semakin mahal dan tak terjangkau jika dilakukan dengan membeli tunai. Membeli dengan tunai, tak semua orang bisa dan mampu, karena memang harga rumah biasanya jumlahnya mahal dan besar. Namun kini ada solusi sederhana untuk membeli rumah dengan cara jangka panjang. Apa itu? Dengan cara melakukan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah). Membeli rumah dengan KPR adalah cara yang paling sederhana dan mudah ketika Anda tak bisa membeli rumah dengan cara tunai, bisa dilakukan dengan kredit.

So, dalam tulisan kali ini saya ingin meberikan tips dan langkah yang terbaik ketika Anda harus melakukan KPR dengan Bank.

  1. Pilih Rumah Yang Akan Anda Incar Untuk Di Beli

Sebelum Anda membeli rumah, idealnya adalah dengan mencari info tentang rumah yang akan dijual. Yach, ini adalah cara yang paling pas sebelum Anda membeli rumah. Info ini bisa Anda peroleh dari Bank yang akan Anda ajukan untuk kredit atau dengan mencari sendiri info tentang rumah dijual, bisa melalui koran, internet, majalah atau surat kabar.

Cari yang cocok untuk Anda lakukan pembelian, bisa juga Anda mencari beberapa rumah yang akan Anda ajukan untuk proses kredit nantinya. Karena Anda juga perlu pembanding dari sisi harga, kemudahan kredit serta pilihan-pilihan yang lainnya.

  1. Pastikan Semua Informasi Dengan Rumah Tersebut Lengkap dan Komplit

Informasi kedua yang Anda perlukan untuk membeli rumah dengan sistem KPR adalah hal-halyang berkaitan dengan harga rumah tersebut, dengan legalitas properti tersebut, jika dibeli berapa uang muka yang harus dibayar, cicilannya per bulan berapa serta biaya tanda jadi pembelian berapa. Info lain yang Anda juga harus tahu adalah, apakah rumah yang Anda beli sudah di bangun atau belum. Maksudnya, jika pembangunannya menunggu Anda beli, kira-kira selesai berapa bulan rumah tersebut akan dibangun.

  1. Bayar Tanda Jadi

Jika Anda sudah mantap dan cocok dengan rumah tersebut maka selanjutnya adalah tanda jadi. Yach, ini merupakan bukti keseriusan atau bentuk ikatan antara penjual dan pembeli. Tanda jadi ini bisa juga diartikan sebagai booking fee dalam membeli rumah tersebut. Artinya merupakan pemesanan atau tanda sebagai memang kita serius untuk membeli rumah tersebut, sehingga ketika ada orang lain yang menginginkannya, sudah menjadi pesanan kita, tidak bisa dijual ke orang lain.

Developer dalam urusan ini rata-rata mempunyai kebijakan yang berbeda-beda, pastikan Anda tahu dan memahaminya. Ada developer yang membebaskan tanda jadi dengan waktu tertentu, ada juga yang harus membayar ketika sudah masuk jangka waktu tertentu, dan ada juga yang developer menganggap hangus ketika proses transaksi batal atau tidak jadi.

Cara Kredit KPR di Bank
Cara Kredit KPR di Bank
  1. Bayar Uang Muka KPR

Langkah selanjutnya ketika Anda hendak membeli rumah dengan cara KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) adalah dengan membayar uang muka. Ada beberapa developer yang menganggap tanda jadi sudah sekaligus menjadi uang muka. Jika memang aturannya demikian, maka kewajiban Anda adalah tinggal membayar sisanya saja.

Sebagai informasi tambahan, uang muka ini akan dikembalikan jika memang kredit KPR yang Anda ajukan ditolak. Jadi Anda berhak untuk meminta kembali dari uang yang Anda bayarkan sebagai Uang Muka ini disaat kredit Anda ditolak oleh Bank.

  1. Ajukan KPR Ke Bank

Proses yang terakhir ketika Anda ingin membelirumah dengan KPR adalah mengajukan kredit di Bank. Jika developer Anda memang bekerjasama dengan Bank yang Anda ajukan kredit, maka biasanya developer membantu proses kredit Anda. Sebaliknya jika developer Anda tak bekerjasama dengan Bank yang Anda ajukan dengan kredit, maka prosesnya Anda urus sendiri.

Beberapa syarat sederhana yang harus ada ketika Anda hendak melakukan krdit adalah Slip  Gaji 3 Bulan Terakhir (Sekurang-kurangnya dua tahun menjadi pegawai tetap), Foto Copy KK dan KTP, Surat Nikah, Foto Copy Rekening Koran Semua Tabungan. Untuk pengajuan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) biasanya memakan satu bulan atau lebih. Tergantung Bank yang Anda ajukan untuk kredit, namun idealnya satu bulan tersebut.

Dalam jangka waktu satu bulan tersebut memang Bank biasanya melakukan aktivitas yang berkaitan dengan proses pengajuan kredit, semisal melakukan survey, melihat dan memantau dimana Anda bekerja, apakah Anda pernah tersangkut dengan kredit macet, termasuk juga yang terpenting adalah kemampuan finansial Anda, kemampuan bayar Anda.

Jika proses anda disetujui, biasanya besarnya kredit tak boleh lebih dari 30% gaji yang Anda punya. Bisa juga Anda mendapat persetujuan 40%, jika penghasilan Anda digabungkan dengan isteri.

Semua faktor dari harga rumah, besarnya cicilan, jumlah uang muka, lamanya angsuran ke bank, akan berpengaruh satu dengan lainnya saat proses pengajuan KPR ini. Jika ada satu komponen yang mengurangi, maka satunya harus lebih tinggi. Semisal Anda meminta kredit 40% dari Gaji Anda, maka idealnya adalah gaji isteri Anda setara dengan Anda atau melebihi pendapatan Anda. Bisa juga Anda meminta lamanya angsuran diperpanjang. Disinilah Anda wajib berfikir dengan cermat tentang kemapuan bayar Anda plus harga rumah yang Anda ajukan dengan kredit KPR tersebut.

Cara Kredit Di Bank Dengan KPR
Cara Kredit Di Bank Dengan KPR

 Tips Membeli Rumah KPR Tanpa Uang Muka

Jika Anda berniat untuk membeli rumah dengan tanpa uang muka, maka ada beberapa cara untuk memperolehnya. Ya..ya..semuanya masih bisa diakali kok, bisa ditiru trik dibawah ini untuk Anda yang bermodal nekad ingin membeli rumah namun tak mau membayar uang mukanya. Inilah beberapa trip dan triknya.

  1. Aktif Mengikuti Promo Rumah KPR Tanpa Uang Muka

Tips yang paling mudah ketika Anda ingin membelirumah dengan cara KPR (Kredit Kepemilikan Rumah) adalah dengan memanfaatkan promo yang ditawarkan dari developer. Biasanya developer sebelum memulai membangun sebuah perumahan selalu mengadakan promo siapa yang mau membeli duluan, biasanya dibebaskan dari uang muka. Ini adalah wajar, karena develoepr juga ingin terlihat dagangannya laku, perumahan yang hendak di bangun sudah banyak yang membeli.

Satu titik kelemahan dari membeli rumah tanpa uang muka ini adalah biasanya Anda harus bersabar hingga rumah yang akan Anda beli dibangun. Okelah, jika memang ini yang terjadi, berarti Anda wajib punya mindset, gak apa-apa, hitung-hitung ini adalah investasi untuk Anda juga, Anda bisa melakukan cicilan hingga rumah yang dibangun jadi. Kan jika dihitung akan lebih murah, karena memang anda sedikit demi sedikit membayar rumah Anda.

  1. Manfaatkan Persaingan Harga Dari Developer

Satu hal lagi yang Anda bisa lakukan untuk bebas dari uang muka adalah manfaatkan seni dari pemasaran developer. Biasanya developer akan bersaing dengan para kompetitornya untuk memasarkan produk perumahannya dengan membebaskan uang muka. Ini adalah salah satu trik penjual untuk menarik konsumen ketika rumah yang dijual biasanya masuk di dalam atau pelosok pinggiran kota.

Ada juga yang developer melakukan promo dengan cara memberikan potongan harga. Ini cukup penting untuk Anda ketika memang Anda mengincar harga murah atau potongan dari developer tersebut. Manfaatkan situasi ini dengan bijak, jangan sampai Anda hanya mengejar potongan atau uang muka, namun rumah yang Anda beli ternyata kurang sreg atau kurang nyaman lokasi dan tempatnya, semisal jauh dengan pusat kota.

  1. Menggunakan Notaris

Trik yang terakhir jika Anda memang menginginkan untuk membeli rumah dengan tanpa uang muka adalah dengan menyewa notaris. Anda melakukan perjanjian akad jual beli dengan serius di hadapan notaris. Ini penting, karena memang uang muka adalah tanda jadi keseriusan dalam proses pembelian Anda. Yang lebih oke lagi adalah Anda membuat perjanjian jual beli di hadapan notaris tanpa uang muka. Sehingga Anda bisa melanjutkan ke proses pembelian dengan serius, langsung membayar angsuran, tanpa adanya uang muka untuk membeli rumah dengan cara KPR. Jadi idealnya, ketika rumah yang Anda beli belum lunas, maka sertifikat tanahnya ada dipegang notaris selaku mediator penjual dan pembeli.

Itulah tulisan sederhana dari kami tentang cara kredit rumah di Bank. Semoga artikel sederhana ini memberikan informasi dan manfaat kepada Anda dalam mencari referensi Kredit kepemilikan Rumah beserta cara-caranya. Salam Sukses Untuk Anda!