Cara Cerdas Untuk Mempunyai Rumah Sederhana

Sponsored Links

Gari gini belum punya rumah? Wow, kasihan banget loh! Heheh…Memiliki rumah memang bukan hal yang sederhana dan mudah di zaman yang serba sulit ini. Jangankan buat rumah untuk makan saja kadang-kadang mencukup-cukupkan, kok mikir buat rumah. Okelah, kita di sini akan sharing bagaimana cara sederhana untuk memiliki rumah. Sederhana, jika kita betul-betul berniat untuk memiliki rumah idaman kita! Daripada bosan ngontrak terus medingan kita agak ngoyo sedikit namun bisa memiliki rumah.

Yach, itu sih semuanya pilihan mau ngontrak atau mau ngoyo untuk punya rumah semua pilihan ada di tangan Anda. Tapi yang jelas memerlukan sebuah keberanian serta kecerdikan untuk memiliki rumah. Memang ada seribu satu alasan yang membenarkan diri kita untuk tidak memiliki rumah. Kadang ragu untuk mengambil keputusan, walaupun kadang gaji kita sudah cukup. Atau kadang kita masih minder dengan gaji kita yang masih kecil sehingga gak berani untuk nekad kredit perumahan. Atau saya masih pekerja musiman yang bayaranya belum pasti atau tidak menentu. Atau Anda lebih mendahulukan untuk memutuskan beli kendaraan di banding mempunyai rumah walau sederhana.

Berikut ini kami akan berbagi tips, untuk memiliki rumah, walau rumah sederhana. Terutama di peruntukkan bagi Anda yang mungkin masih berstatus karyawan, atau pegwai negeri golongan bawah, atau Anda yang berprofesi pegawai swasta. Namun belum tahu cara yang sederhana namun pasti dalam memiliki rumah.

Sebagai illutrasi kenapa sih kok tidak menabung dulu saja sampai cukup, kemudian baru di belikan rumah?

Untuk mereka yang masih berstatus karyawan, dan ingin mempunyai rumah sendiri dengan cara menanbung? Itu merupakan cara cerdas tidak ya? Masuk akal tidak ya? So, ketika Anda menabung, nilai instrinsik uang Anda akan tergerus oleh inflasi. Satu juta hari ini tentu nilainya akan mengecil jika di banding dengan satu juta tahun depan? Lho kok bisa? Ya, tentu dong! Karena harga bahan bangunan tiap tahun mengalami kenaikan. Misalkan harga satu sak semen hari ini Rp.55.000 tentu tahun depan bisa dipastikan akan mengalami kenaikan. Lho kok bisa memastikan? Ya tentu dong, karena barang tersebut tiap tahun mengalami kenaikan permintaan, sehingga mau tidak mau harganya pasti naik. Belum lagi dengan harga material-material yang lain seperti batu bata merah, kayu, besi, pasir kali semuanya pasti ada trend kenaikan harga. Sama juga dengan harga rumah, tahun ini misalkan di bandrol harga 100 juta bisa jadi belum sampai hitungan tahun berikutnya harganya sudah mengalami kenaikan.

Itulah resikonya orang yang gak punya duit banyak tapi ingin memiliki rumah! He.he.

Membangun Rumah Tahun 2014

Sebenarnya banyak jalan menuju roma, alias jika kita niat ada seribu satu jalan untuk memiliki rumah secara kreatif. Mungkin bisa pinjam uang dulu ke sanak famili yang memiliki rezeki lebih untuk membangun rumah. Ah, tapi apakah sesederhana itu di zaman sekarang? Kalo orangnya sih saudara tapi kalo urusan uang mungkin bukan saudara ! betul gak?

So, solusi yang paling mungkin utuk memiliki rumah impian secara sederhana yaitu dengan mengambil KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).

Oalah, om kalo cara pinjam KPR itu gak usah baca blog ini juga anne sudah tahu?Eit, tunggu dulu! Itu merupakan cara yang paling mungkin serta sederhana ketika Anda ingin memiliki rumah. Ambil saja yang jangka waktunya paling lama. Misalkan 15 sampai 20 tahun.

Mungkin dari pembaca juga bertanya? “Waduh kok lama banget bang!” sampai 15 tahun!

Yach, anggap saja sebagai tabungan atau investasi. Toh, saya yakin harga rumah tiap tahun akan selalu mengalami kenaikan. Tapi kalo anda menabungkan uang saya yakin tiap tahun mesti mengalami penyusutan dalam nilai instrisiknya, alias selalu terkena dampak inflasi. Padahal rata-rata inflasi tiap tahun untuk Indonesia berkisar 6% sampai 7%. Bisa jadi harga rumah yang Anda KPR hari ini bernilai 100 juta tapi setelah Anda mengangsur selama 10 tahun bukan lagi 100 juta, mesti akan mengalami kenaikan. So, Anda bisa memiliki rumah, dan harga rumah cenderung mengalami kenaikan, masih untungkan, dari pada harus jadi kontraktor (alias ngontrak dan pindah kontrak setiap tahun). Kalo anne, mendingan agak nekad dikit, tapi punya rumah. Daripada hari ini terkesan aman ngontrak dan ngontrak walaupun 10 tahun kita juga gak akan memiliki rumah. So, selamat berkreatif dengan cara Anda untuk memiliki rumah sederhana.