Bagaimana Memulai Bisnis Properti? Tanpa Modal Atau Dengan Modal?

Sponsored Links

Bisnis Properti – Bisnis Properti merupakan salah satu bisnis yang menjanjikan sebuah keuntungan yang lumayan. Namun tidaklah sederhana untuk memulai sebuah bisnis properti. Bisnis properti untuk menggelutinya memerlukan proses. Memang sih, kata para motivator ulung “Ayo Bisnis Properti tanpa Modal”, ada lagi yang berslogan, “Bisnis Properti tanpa Uang malah Dapat Uang”! Wow!, sebuah ajakan untuk bermimpi menjadi seorang bisnismen yang ajaib. Sederhana kelihatannya untuk masuk ke dunia bisnis properti. Namun semuanya tetap tidak ada yang instant di dunia ini.

Bisnis Properti Tanpa Modal?

Sebenarnya ajakan untuk bermimpi para motivator “Bisnis Properti Tanpa Modal” memang boleh-boleh dan sah-sah saja, sepanjang  Anda mampu melakukannya. So, sebenarnya tidak ada yang mengalahkan modal pemberian Tuhan yang maha Adil yaitu modal diri Anda sendiri. Ada apa dengan diri Anda sendiri? Mari kita tanyakan secara mendalam! Tentang kedahsyatan modal yang luar biasa dari Tuhan. Anda diberi karunia otak yang luar biasa, bolehkah saya beli 1 milyar? Atau 2 milyar? Atau kalo boleh 5 milyar?

Mungkin dari Anda sebagian pembaca ada yang membolehkan otaknya seharga 5 Milyar? Eit tunggu dulu!

So, coba Anda fikir-fikir ulang  lagi, dengan sebuah kreatifitas manusia yang luar biasa, (tentu merupakan pemberian Tuhan yang  Agung). Dengan kunikan kreatifitas manusia tersebut ada yang bisa menghasilkan uang milyaran hanya menjadi seorang makelar properti alias bisnis properti. So, disinilah letak kehebatan otak manusia dengan kreatifitasnya untuk menjadikan komoditi uang. Mungkin Anda pernah dengar seorang  makelar properti hanya dengan kreatifitas serta di sertai usaha plus doa yang yakin seyakin dia menjadi seorang  milyader.

Oke illustrasinya seperti ini: sebut saja bapak Ahmad punya kawan bapak Udin ingin memiliki rumah mewah seharga 2 milyar di kawasan elit kota Surabaya. Dengan jaringan pertemanan yang luas bapak Ahmad punya kenalan bapak Ali yang berprofesi sebagai kontraktor kawasan rumah mewah di kota Surabaya. Dengan kelihaian bernegoisasi sebagai bisnismen properti bapak Ahmad sebagai perantara dapat komisi 3% dari trasaksi bisnis jual beli properti tersebut. Yach, jika betul-betul deals harga properti senilai 2 milyar, minim 60 juta rupiah kepegang  tangan hanya sebagai makelar properti. Kalo dalam bahasa plesetan RCTI (Rombongan Calo Tanah Indonesia)he.he.

Itulah salah satu kedahsyatan bermain bisnis properti. Lha terus pertanyaanya pakai modal kagak sih kerja kayak gituan???

Kalo kita ngomong, tanpa modal kayaknya sih nonsen 100% tanpa modal, tentu mesti ada pengorbanan yang kita lakukan untuk menekuni bisnis properti ini. Ada sebuah pepatah sederhana mengatakan, “di balik kesuksesan seseorang pasti ada kerja keras yang luar biasa”. Begitu juga ketika kita ingin menggeluti dunia properti. Tentu pasti ada investasi yang waktu yang seakan terbuang percuma untuk belajar seluk beluk bisnis properti. Tentu ada, pengorbanan waktu untuk belajar legalitas properti, ada pengorbanan pemikiran soal seluk beluk tentang riwayat tanah, legalitas tanah. Perlu beberapa skill tambahan yang mendukung untuk bisnis properti tersebut. Seperti, harus familiar dengan BPN setempat ketika mengecek sengketa atau tidak sengketa tanah calon yang mau kita perjual belikan. Perlu bantuan seorang notaris atau PPAT dalam melakukan AJB tanah. Bahkan kalo perlu, perlu juga ketipu ketika melakukan transaksi jual beli tanah.

Lho kok aneh? Harus kena tipu segala? Ya, tentu dong! Karena pelajaran berharga itu menurut saya tidak harus melulu di bangku sekolah atau kuliah. Dilapanganpun atau di dunia bisnis nyata kita perlu ketipu! Karena dengan ketipu berarti kita dapet memetik pelajaran-pelajaran berharga tentang pertanahan. Tentang mana tanah yang bisa di akuisisi atau tidak. Tentang harusnya kehati-hatian dalam bertansaksi jual beli tanah. Ya, kalo sudah pernah ketipu, anggap saja SPP sekolah properti biayanya mahal. Tapi Anda akan menemukan mutiara-mutiara yang indah di kemudian hari.

Jika kita sebut mi instan saja masih perlu memasak Air, untuk memasaknya. Tentu untuk masuk ke dunia bisnis properti perlu pelajaran-pelajaran lapangan yang berharga dalam menekuninya. Misalkan, kita pernah gagal dalam mengakuisisi tanah. Kita pernah ketipu ketika melakukan transaksi jual beli tanah. Terkena tanah sengketa, sudah berhasil menjualkan properti klien kita, namun tidak mau membayar komisinya,dan mungkin ada kendala-kendala yang tidak terlihat yang menghalangi kesuksesan kita dalam bisnis properti tersebut.

Secara teori sih sangat mudah, untuk omong jadi makelar tanah, makelar jual beli real estate, jasa perantara jual beli ruko, jasa jual beli properti dan bahasa keren lainnya. Namun untuk menekuni bisnis ini tanpa modal tentu sangat nonsense. Jadi jangan pernah di telan mentah-mentah ketika ingin bisnis properti tapi tanpa modal! Modal tetap perlu namun sebenarnya berapa sih modal yang kita perlukan untuk bisnis properti tersebut???

Sebelum saya membahas jauh mengenai perlu tidaknya modal dalam jual beli properti, disini saya akan membahas terlebih dahulu perbebedaan bisnis properti  dengan makelar properti atau investasi properti.

Cara bisnis properti tanpa uang
Cara bisnis properti tanpa uang

#1 Bisnis properti

Bisnis properti bisa bermakna seseorang yang melakukan jual beli properti dan atau sesorang yang melakukan transaksi jual atau beli properti. Jadi seorang bisnismen properti tentu punya uang atau modal yang lumayan untuk membeli sebuah properti kemudian menjualnya lagi. Dari sini nanti kita kan membedakan seorang bisnisman properti yang memperjual belikan tanahnya memerlukan modal atau tidak???

Jika kita mengacu dari pengertian ini tentu seorang bisnismen properti sangat memerlukan dana yang ekstra untuk melakukan aktivitas jual beli propertinya. So, ini adalah fondasi yang paling dasar pengertian bisnismen properti. Walaupun pada kenyataanya seorang bisnismen properti untuk membiayai usahanya tidak selalu memakai uang dari kantong sendiri, bisa kerjasama dengan pihak perbankan, bisa kerja sama dengan lembaga pembiayaan atau bersyarikat dengan beberapa temannya untuk membiayai usaha jual beli properti tersebut. So, kata siapa bisnis properti tidak perlu modal???pasti perlu, jika Anda mau berprofesi sebagai bisnismen properti. Jadi ketika Anda hendak berprofesi sebagai bisnismen properti perlu modal ekstra untuk memulainya.

#2 Makelar properti atau Jasa Perantara Jual Beli Properti

Makelar properti dalam pengertian saya ini adalah orang yang kerjanya hanya mempertemukan antara pihak penjual kepada pihak pembeli, bahasa simplenya makelar properti, makelar tanah, agen properti (jika itu bernaung di dalam sebuah lembaga), calo tanah, calo properti atau bahasa pasaran lainnya. Jadi untuk menjadi seorang makelar properti perlu modal kagak??? Lha, pertanyaanya modal untuk apa? Kalo modal hanya untuk aktivitas permakelaran tentu hanya membutuhkan alat komunikasi, biaya-biaya pasang iklan baik di media cetak atau dunia online. Jikapun perlu modal yang sifatnya sunah perlu sebuah mobil  untuk melakukan aktivitasnya agar terlihat keren serta PD untuk meyakinkan calon klien, baik klien pembeli atau penjual.he.he..

So, kalo hanya untuk menjadi makelar properti saya rasa dalam pengertian ini tetep memerlukan modal, tapi tidak sebanyak seorang bisnismen properti.

Kerja seorang makelar properti hanya mempertemukan antara penjual dan pembeli. Bukan sebagai pemodal untuk membeli properti tapi hanya mengambil fee dari mempertemukan antara penjual dan pembeli. Trus berapa sih feenya? Jika Anda sebagai broker legal, maka fee yang  jasanya sesuai dengan peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 33/M-DAG/PER/8/2008 tentang Perusahaan Perdagangan Properti menetapkan besaran komisi untuk broker  properti minimal 2 persen dari nilai transaksi.

Berikut ini komisi yang akan Anda terima ketika melakukan jual beli serta sewa rumah, tanah dan properti.

1. Komisi 3 % untuk harga jual lebih kecil atau sama dengan 1 Milyar
2. Komisi 2,5 % untuk harga jual lebih besar dari 1 M hingga 3 Milyar
3. Komisi 2 % untuk harga jual lebih besar dari 3 Milyar
4. Komisi 5 % untuk sewa atau kontrak

Jadi jika, Anda mau berprofesi sebagai makelar properti tentu tidak memerlukan modal yang seabrek untuk memulainya. Dari sinilah, biasanya para motivator ulung, menjual impiannya untuk menjadi broker properti tanpa modal. Cara dahsyat jual beli properti tanpa uang”, dan berbagai embel-embel sebuah bisnis dahsyat tapi tanpa modal uang sepeserpun. So, Anda kudu tetep bijak menyikapinya jika Ada ajakan iming-iming bisnis properti, kerja tanpa modal tapi hasil milyaran rupiah. Jika, di lihat dari posisi ini (makelar properti) Anda memang tidak perlu banyak modal, atau bahkan bisa tanpa modal,alias modal “Bacot” doang Anda bisa memulai menjadi makelar tanah, makelar properti, atau bahasa gaulnya “CALO TANAH”

So, kesimpulannya untuk mejadi makelar properti wajibnya tidak perlu modal banyak, alias modal wajibnya adalah mulut saja sudah cukup, he..he..karena untuk memperantai kesana-kemari hanya cukup modal kelihaian dalam bernegoisasi doang!

#3 Investasi properti

Invesatasi PropertiInvestasi properti bisa diartikan sebagai orang yang membeli sebuah properti bisa berupa tanah, bangunan, atau ruko bahkan realestate yang di beli kemudian di tunggu sampai ada yang mau membelinya dengan harga yang lebih tinggi. Posisi sebagai investor properti  dia hanya beli properti tapi sifatnya memang hanya untuk investasi. Misalkan dia beli rumah di kawasan perumahan elit. Dia biarkan (maksudnya tetap untuk kegiatan usaha produktif, atau di tempati sendiri, atau disewakan) dia tunggu beberapa tahun, dan ketika harganya sudah naik berlipat-lipat lalu dia jual.

Peran sebagai seorang investor properti hanya sebagai pemilik saja. Maksudnya, dia bukan makelar, dan juga bukan orang yang berperan sebagai bisnismen properti, namun dia beli properti dia gunakan sebagi investasi dan ketika harganya sudah naik di jual. Tapi waktunya sampai beberapa tahun.

So, perlu gak modal yang gede untuk menjadi seorang investor properti??? Ya tentu perlu, karena dia membeli properti sifatnya memang untuk invesatasi atau tabungan jangka panjang.

Trus dari ketiga pilihan sebagai bisnismen properti, makelar properti dan investor properti mana yang paling enak?

Tidak ada jawaban yang mutlak dan pasti tentang ketiga pilihan tersebut diatas. Semua ada plus dan minusnya.

Tapi memang idealnya sebuah bisnis,ya punya modal yang cukup untuk memulainya. Modal bukan saja melulu uang namun modal pengetahuan serta skill yang cukup juga sangat diperlukan untuk memulai bisnis properti ini.

Berikut ini beberapa tips dan trik yang diperlukan untuk memulai bisnis properti:

Pertama  –  “Banyak Belajar Tentang Bisnis Properti”

Menjalankan sebuah bisnis properti memang bukan hal yang sederhana. Semuanya memerlukan proses dan ketekunan untuk menjalaninya. Semakin banyak Anda jam terbang semakin baik skill Anda dalam bisnis properti ini. So, jangan bosan dan bosan untuk selalu belajar bisnis properti ini. Menurut saya tidak ada orang bodoh di dunia ini, orang bodoh menurut saya hanyalah residu dari sebuah kemalasan. Ketika Anda gagal di dalam bisnis properti, terus selalu belajar dan belajarlah. Saat ini bisnis properti bisa di gali informasinya lewat dunia internet. Bisa di googling kesana kemari di dunia online. Bahkan seminar-seminar yang menjanjikan sukses secara instan untuk sukses di dunia properti juga banyak. Namun yang terpenting adalah bukan ilmu instannya, tapi ambilah sari pati dari pelajaran tersebut. Yang terbaik ambilah pelajarannya, yang kurang pas tinggalkan. Jika Anda sabar dan telaten berguru kepada para ahli broker properti bukan tidak mungkin Anda akan mejadi seorang broker properti yang handal. Sekali lagi perbanyaklah belajar tentang ilmu bisnis properti baik secara online atau offline.

Kedua – “Gunakan Konsep ATM Plus CCTV”

Wah, apaan lagi tuh konsep ATM serta CCTV? ATM maksudnya Amati Tiru dan Modifikasi dan CCTV maksudnya Contek, Cermati, Telaah dan Viriasikan. Dengan konsep ini saya yakin Anda akan memiliki formula khusus untuk kesuksesan dan keberhasilan bisnis properti Anda. Anda akan punya ramuan jitu untuk menjadi pemain properti yang handal. Karena Anda berguru dengan berbagai macam sumber serta aliran dan Anda memformulasikan dengan kreatifitas Anda dalam bermain properti.

Ketiga  – “Fokuskan Pada Trend Market Properti”

Seni berbisnis properti akan sedikit berbeda dengan bisnis otomotif serta jasa. Bisnis properti berkaitan dengan trend bangunan serta lokasi properti. Menurut seorang pakar marketing dunia “Philip Kotler” setidaknya ada 4-p tetap harus di amalkan dalam menjalani bisnis properti, yaitu price, product, promotion serta place. Dunia bisnis properti juga perlu menerapkan konsep itu.

Untuk itu, Anda harus fokus terhadap trend market properti. Semisal belakangan ini, trendnnya konsep rumah minimalis, jika Anda sebagai seorang developer tentu harus mengikuti permintaan pasar ini. Jika Anda tetap berkutat pada trend properti tempo dulu atau model desain klasik yang tidak simple maka Anda akan terlibas oleh trend pasar yang saat ini tidak umum, yaitu milik Anda. Kecuali memang Anda fokus pada segment pasar tertentu dengan desain rumah unik serta klasik. Yang penting ketika Anda punya produk masih ada permintaanya. Jika tidak, maka akan sia-sialah bisnis Anda, karena tidak ada peminatnya.

Keempat  – “Kenali Soal Aturan Tata Ruang Untuk Pembangunan Properti Sebuah Daerah atau Wilayah”

Ada satu hal yang vital sekali dalam bermain bisnis properti adalah kenali tata ruang suatu wilayah di mana kita menjalankan bisnis properti tersebut. Untuk urusan ini sebenarnya berlaku utntuk mereka yang hendak membangun sebuah perumahan.Hal ini biasanya berkaitan dengan perijinan IMB, IPPT serta perizinan warga. Sebenarnya urusan tata ruang wilayah ini berkaitan dengan legalitas dan perundang-undangan tentang tata letak suatu kota. Ketika Anda menjalani sebagai seorang bisnisman properti tentu perlu memperhatikan aspek ini ketika hendak mengerjakan suatu proyek pengembangan pembangunan.

Kelima  – “Gunakan Konsep Win-Win Solution Dalam Setiap Transaksi Bisnis Properti Anda”

Transaksi Bisnis Properti kadang selalu menimbulkan tarik menarik kepentingan antara kedua belah pihak yang menginginkannya. Baik itu pihak penjual properti, pembeli properti serta makelar propertinya. Semuanya punya kepentingan untuk untung. Pembeli ingin untung, penjual ingin untung, makelar propertinya pun juga ingin untung. Alangkah bijaknya ketika Anda mengambil sebuah keputusan untuk bisnis properti, Anda selalu mengedepankan konsep untung-menguntungkan. Dalam bahasa bulenya “win-win solutions”. Insak Allah, jika Anda memegang konsep ini, bisnis properti Anda akan langgeng. Why? Karena semua pihak yang bertransaksi dengan Ada semua merasa diuntungkan, bukan di rugikan. Mau tidak mau, dikemudian hari jika mereka membutuhkan untuk bertransaksi properti akan mencari Anda untuk berbisnis transaksi. Jikapun tidak demikian, mereka akan merekomendasikan kepada relas-relasi mereka bahwa sangat menguntungkan bisnis dengan Anda. Dengan seperti itu, tentu relasi Anda atau klien Anda akan semakin banyak. Sehingga secara tidak langsung akan melancarkan rezeki Anda sendiri.

Itulah Ulasan dari kami, bagaimana memulai bisnis properti?, selamat berkreativitas dengan bisnis properti Anda.

Salam Sukses Untuk Anda!