Apa Saja Yang Termasuk Dalam Asuransi Properti Pribadi ?

Sponsored Links

Asuransi properti pribadi – Sangat banyak istilah yang dipakai oleh orang dalam menggambarkan properti di dalam rumah dalam lingkup bisnis mereka. Barang pribadi, isi rumah atau perabotan merupakan istilah yang banyak digunakan bergantian. Definisi aset sendiri berdasarkan yang paling umum yaitu mencakup aset selain rumah. Yang membedakan yaitu aset itu yang bergerak, bukan yang permanen, contohnya tanah, perumahan, gedung, properti dan bangunan.

Pendahuluan Asuransi Properti Pribadi

Di dalam kebijakan asuransi properti pribadi, biasanya berupa perjanjian kontrak jangka tertentu yang tetap. Pembayaran yang harus dibayarkan disebut dengan istilah premi. Premi ini harus dibayar oleh penanggung pada tiap periode yang biasanya bulanan.

Sebagian besar asuransi hanya mengenakan premi lebih rendah saat muncul kecenderungan properti pribadi tidak hancur atau rusak. Contohnya, bila rumah Anda beserta properti pribadi ada di dekat stasiun pemadam kebakaran, bisa juga misalkan rumah Anda memiliki alat pemadam kebakaran yang lengkap. Asuransi properti pribadi ini sendiri dapat Anda peroleh dari pihak perusahaan asuransi.

Asuransi Properti Rumah
Asuransi Properti Rumah

 

Lebih Mendalam Mengenai Cakupan Properti Pribadi Dari Perusahaan Asuransi Pada Umumnya

Bayangkan sebuah bangunan, entah itu apartemen, rumah atau bisnis. Bayangkan lagi potong bagian atapnya dan angkat bangunannya ke udara. Sekarang balikkan, goyang-goyang bangunan tersebut hingga semua isinya keluar. Nah, semua isi yang keluar itu adalah properti pribadi. Sangat simpel untuk menjelaskan apa saja yang termasuk dalam kategori ini dan apa yang akan discover oleh perusahaan asuransi terkait properti pribadi Anda.

Jadi, semua barang di rumah Anda seperti:

  • Barang elektronik
  • Furniture
  • Pakaian
  • Perhiasan
  • Barang Antik
  • Mainan
  • Hiasan
  • Dan barang-barang lainnya

Semuanya dikategorikan sebagai properti pribadi. Hal ini merupakan diskusi yang biasa terjadi dan ditanyakan oleh klien perusahaan asuransi terkait apa saja yang termasuk dalam properti pribadi, karena ini menyangkut kebijakan perusahaan asuransi nanti, semuanya harus jelas di awal. Banyak calon klien asuransi yang salah kaprah dalam mendefinisikan properti pribadi, mereka kadang mengira bahwa rak buku, kloset toilet, lantai yang baru dibangun termasuk dalam properti pribadi padahal itu tidak.

Pengecualian Dalam Asuransi Properti Pribadi

Namun Anda perlu ingat, selain item-item yang disebutkan di atas beberapa item seperti contohnya karpet, lemari dapur, lampu, perkakas tambahan walaupun tidak permanen namun ini tidak masuk dalam kategori properti pribadi.

Sekarang setelah kita membahas mengenai properti pribadi, Anda tahu kenapa ini penting sekali untuk diketahui? Asuransi pemilik rumah terbagi menjadi dua kategori:

  1. Asuransi struktur rumah
  2. Asuransi properti pribadi (Ini sudah termasuk saat Anda membeli asuransi properti)

Kesimpulan Dari Asuransi Properti Pribadi di Negara Indonesia

Alasan penting lainnya mengapa sebaiknya Anda mengerti mengenai cakupan kebijakan asuransi adalah untuk menolong Anda dalam menentukan apakah properti Anda sudah terlindungi. Saat Anda membuat daftar inventoris rumah, sangat penting untuk mengingat apa saja yang termasuk dalam properti pribadi dan apa saja yang masuk dalam kategori struktur rumah. Jika Anda memasukkan barang-barang di atas, itu akan meningkatkan nilai dari isi rumah Anda, dan kemungkinan asuransi tambahan diperlukan. Dengan memiliki pengetahuan lebih mengenai ini, akan membantu Anda dalam menentukan sehingga tidak membeli asuransi lebih atau kurang dari yang benar-benar Anda butuhkan. Demikian info dan sharing tentang asuransi properti pribadi, semoga bermanfaat bagi Anda yang sedang mencari informasi tentang asuransi properti pribadi.